Monthly Archives April 2021

Kanreg X BKN Lakukan Benchmark Pembangunan RB & ZI ke Kantor Regional II BKN Surabaya

178998385_3776631542405332_8942783621246263280_n

Surabaya. Senin (26/4) Tim Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Zona Integritas Kantor Regional X BKN Denpasar dibawah pimpinan Paulus Dwi Laksono Harjono selaku Kepala Kantor Regional X BKN, melakukan benchmark pembangunan ZI ke Kantor Regional II BKN Surabaya. Tak hanya Tim RB Kanreg X BKN, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan dari Pusbang Kepegawaian ASN.

179108775_3776631402405346_8121669946214270447_n177779865_3776631535738666_3473422331808732168_n

 

Kepala Kantor Regional Paulus Dwi Laksono dalam arahannya menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk bertukar pengalaman sekaligus melihat secara langsung pembangunan ZI di Kantor Regional II BKN Surabaya. Kepala Kanreg X BKN berharap kegiatan ini dapat menjadi media pertukaran pengalaman dan inovasi pelayanan publik yang sudah dilakukan.

Selain di Kantor Regional II BKN, Tim Reformasi Birokrasi dan Pembangunan ZI Kantor Regional X BKN Denpasar dan Pusat Pengembangan Kepegawaian ASN melakukan Benchmark ke Balai Monitoring (Balmon) Frekuensi Spektrum Klas I Surabaya. Dipimpin oleh Ketut Buana, rombongan diterima oleh Hamzah Arifuddin, Plt. Kepala Balmon Surabaya.

Pada kesempatan ini, tim RB mendapatkan informasi terkait implementasi Employee Engagament di Balmon Surabaya, manfaat dan dampaknya pada peningkatan kinerja pegawai di Balmon. Konsepsi Employee engagement ini relevan sebagai salah satu upaya  pengelolaan SDM untuk mendukung pelaksanaan reformasi sepenuh hati di Kantor Regional X BKN Denpasar pada khususnya.

178482427_3776631392405347_7106038631286264856_n

Read more

Ciptakan Pola Kerja Kolaboratif, Ekplorasi Ide dan Gagasan, Kanreg X BKN Resmikan Co-working Space

PicsArt_04-09-03.27.13

Sekretaris Utama dan Kepala Kanreg X BKN melakukan pengguntingan pita saat peresmian Co-working Space Kanreg X BKN

Denpasar. Memasuki era New Normal, banyak bermunculan Co-working space dengan mengedepankan konsep sharing atau berbagi dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan COVID 19. Kanreg X BKN Denpasar pun turut membangun co-working space sebagai sarana untuk sharing knowledge, baik di lingkungan intern pegawai Kantor Regional X BKN maupun stakeholder di wilayah kerja kantor Regional X BKN. Co-working Space yang dibangun di lantai 3 Gedung Utama Kanreg X BKN ini diresmikan oleh Sekretaris Utama BKN Imas Sukmariah didampingi Kepala Kantor Regional X BKN Paulus Dwi Laksono Harjono pada Jumat siang (09/04). Peresmian ini dihadiri Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi, Kepala Biro Keuangan, Kepala Pusat Perencanaan Kebutuhan ASN, Pejabat Administrator dan Pengawas serta Pejabat Fungsional di lingkungan Kantor Regional X BKN Denpasar.

PicsArt_04-09-03.29.57

Sekretaris Utama Imas Sukmariah saat memberikan motivasi dan arahan

Dalam arahannya, Sekretaris Utama Imas Sukmariah mengapresiasi dibangunnya co-working space di lingkungan Kanreg X BKN. Menurutnya, co-working space ini dapat menjadi sarana dan prasarana dalam rangka terselenggaranya model-model ruang guna mendukung ekplorasi ide dan gagasan serta pola-pola kerja kolaboratif. “Tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik terus berubah menyesuaikan perkembangan jaman dan Teknologi Informasi. Demikian juga dengan pola kerja koordinasi dan komando yang berubah ke dalam bentuk kerja kolaboratif dan tim. Hal tersebut didukung pula dengan komposisi pegawai termasuk di BKN, yang banyak diisi oleh kalangan mileneal yang lahir dan bertumbuh di era baru dimana pemanfaatan teknologi informasi sangat dominan, kaya gagasan, dan juga kemandirian pola pikir. Co-working space ini menjadi salah satu jawaban untuk memfasilitasi diskusi-diskusi untuk mengekplorasi ide, berbagi pengalaman dan kolaborasi antar bidang khususnya di Kantor Regional X BKN Denpasar,” ungkapnya.

Lebih lanjut ditambahkan Imas Sukmariah, Manajemen ASN dilakukan dengan sistem merit yang mensyaratkan Kulaifikasi, kompetensi, Kinerja tanpa diskriminasi. Salah satu upaya pengembangan kompetensi saat ini adalah kegiatan sharing dan transfer knowledge dari para senior yang kaya pengalaman-pengalaman kepada para juniornya. Transfer pengetahuan ini dimungkinkan dalam bentuk sharing knowledge yang dapat menginspirasi dan memberikan informasi yang utuh kepda generasi penerus BKN khususnya di Kantor Regional X BKN Denpasar yang sebagian besar pegawainya berusia muda.

Menutup arahannya, Imas menekankan di Tahun 2021 Kanreg X BKN harus berkomitmen dalam meraih predikat Zona Integritas menuju WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) sebagai salah satu penilaian dalam Reformasi Birokrasi serta bentuk integritas dan tanggung jawab bersama dalam pelayanan publik. Selain itu, Imas berharap tersedianya co-working space ini dapat memberi warna dan semangat baru bagi seluruh pegawai Kantor Regional X BKN Denpasar untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dan semangat kolaborasi dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi khususnya di wilayah kerja Provinsi Bali, NTB dan NTT.

WhatsApp Image 2021-04-09 at 3.15.04 PM

Co-working Space Kanreg X BKN sebagai sarana bertukar pikiran dan sharing knowledge

Usai peresmian, Sekretaris Utama BKN didampingi Kepala Kanreg X BKN serta sejumlah pejabat dan tamu undangan melangkah masuk ke dalam ruangan yang dihiasi dengan berbagai quote dan tempat duduk yang nyaman. Sekretaris Utama BKN Imas Sukmariah menyempatkan duduk di kursi sambil menikmati suasana dalam co-working space dan dilanjutkan dengan menorehkan pena bertuliskan motivasi di salah satu papan yang telah disediakan, yang berbunyi “Perubahan pasti terjadi. Tetap eksis dengan kolaborasi, ide kreatif dan inovasi. Bersama Kita Bisa.” (IRN)

Read more

Deputi PMK BKN : “Sudah Tidak Jamannya Karier ASN Seperti Air Mengalir”

Denpasar. “Penyusunan rencana pengembangan pola karier PNS menjadi satu hal prioritas bagi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian, selain implementasi manajemen kinerja serta evaluasi jabatan.  Dalam pengembangan pola karir ini perlu diperhatikan kompetensi, kinerja, integritas dan kebutuhan organisasi. Tidak seperti jaman dahulu,pola karir PNS hanya mengikuti air mengalir. Kini PNS harus melakukan penyusunan pengembangan karir, terutama kaum milineal, wajib membuat pola karir pribadi dengan mempersiapkan kompetensi masing-masing.” Hal tersebut ditegaskan Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian Haryomo Dwi Putranto saat membuka Workshop Penyusunan Rencana Pengembangan Karier PNS di Aula A.E.Manihuruk Kanreg X BKN pada Selasa (06/04) yang digelar secara tatap muka dan daring. Kegiatan dihadiri PLT.Direktur Jabatan ASN Herman, Kepala Kanreg X BKN Paulus Dwi Laksono, Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional di lingkungan Kanreg X BKN serta Pejabat Pengelola Kepegawaian di wilayah kerja Kanreg X BKN.

IMG_8589 (2)

Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian saat memberikan arahan

Lebih lanjut Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian mengatakan penyusunan perencanaan pola karier PNS harus sesuai dengan kompetensi serta kebutuhan organisasi. Sementara penilaian Kinerja dalam perspektif merit sistem diukur berdasar Sasaran Kinerja Pegawai serta penilaian perilaku dengan mempertimbangkan Integritas. “Banyak ASN memiliki kompetensi tinggi, tapi integritas yang dimiliki masih kurang dan sering mengabaikan disiplin dan moralitas. ASN sebagai pemersatu bangsa wajib menjunjung integritas serta menjaga persatuan dan kesatuan,”pungkasnya.

Dalam rencana pengembangan karir perlu dipertimbangkan pula siapa yang akan menjadi subjek pengembangan kariernya, penempatan pola karir berdasar kompetensi, bentuk pengembangan karir, menyusun pengembangan karir,waktu pengembangan karir, serta prosedur dan mekanisme pengembangan jabatan.

Sementara itu Herman dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini menjadi bekal bagi seluruh pengelola kepegawaian serta  ASN terkait dengan pengembangan karir PNS yang tertuang dalam Perka. BKN no. 28 Tahun 2020 tentang Penyusunan Rencana Pengembangan Karier PNS. Manajemen Karier PNS harus dilakukan berdasar sistem merit dan disesuaikan dengan kebutuhan instansi. Dan sebagai tindak lanjutnya, pihak BKN akan melakukan monitoring serta evaluasi pelaksanaan Penyusunan Rencana Pengembangan Karier PNS. (IRN)

 

Read more