Era Industri 4.0, Kanreg X BKN Gencarkan Pelayanan dgn Paperless

Pelayanan Kepegawaian di era industri 4.0 semakin efektif dan efisien. Tak lagi menggunakan kertas maupun berkas yang menumpuk, BKN mulai menggantinya dengan berkas digital atau soft copy dalam bentuk PDF. Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha Kanreg X BKN Subagyo, saat membuka kegiatan sosialisasi aplikasi kepegawaian X Apple pada Kamis pagi (28/11) bertempat di ruang CAT Kanreg X BKN. Mengundang pengelola kepegawaian di wilayah kerja Kanreg X BKN baik daerah maupun vertikal, kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan materi oleh Kepala Bidang Mutasi dan Status Kepegawaian Heri Pitono dan Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian Suparlan.

Xaplle

Sementara itu, Rama Beta Herdian selaku Kepala Seksi Pemanfaatan Teknologi Informasi mengungkapkan aplikasi ini dibangun untuk meningkatkan pelayanan kepegawaian, khususnya di Bidang Mutasi dan Status Kepegawaian dan Bidang Pengangkatan dan Pensiun. Rama juga menjelaskan tahapan dalam mengakses aplikasi ini sehingga pengelola kepegawaian nantinya dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk mengajukan usul berkas kepegawaian. Aplikasi ini juga dapat diakses melalui https://denpasar.bkn.go.id/x-bkn

Read more

Peringati HUT KORPRI ke 48, Tugas Birokrasi Pastikan Rakyat Terlayani Dengan Baik.

Memperingati HUT KORPRI ke 48, Presiden RI Joko Widodo mengingatkan bahwa Instansi Pemerintah harus mengurangi kegiatan seremonial yang sifatnya rutinitas dan lebih meningkatkan produktivitas serta berorientasi pada hasil. Berikut disampaikan Subagyo Kepala Bagian Tata Usaha selaku Inspektur Upacara dalam upacara memperingati HUT KORPRI ke 48 pada Jumat (29/11).

korpri

Lebih lanjut disampaikan, tugas birokrasi memastikan rakyat terlayani dengan baik serta program-program pembangunan betul-betul ter-delivered, dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Sekedar melayani saja sudah tidak cukup, pelayanan yang diberikan harus baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan.

Selain itu, dengan kemajuan teknologi, cara kerja birokrasi juga harus berubah. lnovasi teknologi harus bisa mempermudah, bukan mempersulit pekerjaan. Kemajuan teknologi adalah instrumen untuk mempercepat penyelesaian masalah. Masalah saat ini harus kita selesaikan dengan smart shortcut yang lebih cepat, lebih efisien dan lebih memberikan dampak yang luas. (IRN)

Read more

Pengumuman Masa Sanggah

Sebelum akhiri pendaftaran, pastikan lg dok yg diupload ke portal SSCASN sdh sesuai persyaratan instansi yg  dilamar.

masa sanggah

Read more

BKD Jateng lakukan Sharing Session Assessment Center Kanreg X BKN.

17 Pegawai di lingkungan BKD Jawa Tengah pada Jumat pagi (22/11) melakukan kunjungan ke Kanreg X BKN Denpasar, dan diterima langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha Subagyo didampingi Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian Suparlan serta Pejabat Pengawas di Bidang PDSK di ruang rapat Arjuna.

BKD Jateng

Dalam kunjungannya, BKD Jawa Tengah berbagi ilmu dan bertukar pendapat terkait pelaksanaan Assesment yang digunakan untuk Pemetaan Jabatan, ujian dinas, Talent Pool, serta pemetaan kompetensi dan potensi. Dalam kesempatan ini, BKD Jawa Tengah juga melakukan kunjungan ke ruang CAT dan Assesment Center Kanreg X BKN.

Read more

Kanreg X BKN Berikan Tali Kasih Kepada Yayasan Angel Hearts.

Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, Kanreg X BKN melalui Paguyuban KORPRI Kanreg X BKN memberikan bantuan kepada Yayasan Angel Hearts yang berlokasi di Renon, Denpasar. Kepala Kanreg X BKN Bambang Hari Samasto didampingi Ketua KORPRI Heri Pitono serta Jajaran Pengurus KORPRI menyerahkan langsung kepada Linda Pengelola Yayasan Angel Hearts Bali.
Dalam kesempatan ini, Kepala Kanreg X BKN mengatakan, pemberian tali kasih ini merupakan rangkaian HUT KORPRI ke 48 yang digelar Kanreg X BKN. Kegiatan yang sudah rutin digelar setiap tahun ini, meripakan salah satu bentuk kepedulian Kanreg X BKN kepada sesama. Menanggapi hal tersebut, Linda mengapresiasi kegiatan Tali Kasih yang digelar Kanreg X BKN.

angel hearts

Yayasan ini mengasuh 35 anak yatim dan anak-anak dari keluarga yang tidak mampu, mulai dari yang paling kecil usia 2 bulan hingga yang sudah menginjak bangku kuliah. Yayasan ini juga memiliki sekolah PAUD bagi anak-anak dari keluarga yang tidak mampu. Diungkapkan Linda, sebagian anak-anak ini merupakan anak sejumlah pemulung dan tukang parkir. “Anak-anak ini diantar sekolah pada pagi harinya oleh orangtua mereka yang sebagian besar pemulung dan tukang parkir di daerah Denpasar. Pihak yayasan juga tidak memungut biaya, alias gratis, bagi anak-anak yang bersekolah disini, karena memang tujuan didirikannya sekolah ini untuk membantu anak-anak dari keluarga yang tidak mampu.” (IRN)

Read more