Majalah X-MEDIA edisi XXII-2025

Kembali

Event
Akselerasi Penerapan Sistem Merit dan Pembangunan Manajemen Talenta di Wilayah Kerja Kanreg X BKN: Sekda Tandatangani Komitmen Dukungan

Denpasar, 27 Februari 2025 – Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun birokrasi yang profesional dan berbasis sistem merit. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya kegiatan “Akselerasi Penerapan Sistem Merit dan Pembangunan Manajemen Talenta di Wilayah Kerja Kanreg X BKN”, yang bertempat di Ruang Melati BPSDM Provinsi Bali. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi transformasi tata kelola kepegawaian di wilayah kerja Kanreg X BKN yang meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH, yang dalam sambutannya menekankan bahwa implementasi sistem merit bukan sekadar kewajiban, melainkan sebuah jembatan menuju visi Indonesia Emas 2045. “Sistem merit akan membawa kita menuju birokrasi yang lebih profesional, akuntabel, dan berdaya saing. ASN harus siap menghadapi perubahan dan meningkatkan produktivitas kerja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kepala BKN mengajak seluruh ASN untuk menyambut perubahan paradigma baru dalam tata kelola pemerintahan. Jika sebelumnya birokrasi hanya berorientasi pada kinerja administratif, kini fokus utama adalah produktivitas dan dampak nyata bagi masyarakat. “Masalah saat ini sudah tidak relevan jika diselesaikan dengan cara-cara dan pola lama,” ujarnya. Oleh karena itu, ASN diharapkan mampu beradaptasi, menyesuaikan cara kerja, serta menemukan pola penyelesaian masalah yang lebih inovatif dan solutif.

Sebelum acara dibuka, Kepala Kantor Regional X BKN, Dr. Yudhantoro Bayu Wiratmoko, memberikan laporan kegiatan sekaligus mengajak seluruh mitra kerja di instansi wilayah kerja untuk bahu-membahu dalam upaya mewujudkan pembangunan manajemen talenta. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan mengadopsi best practice yang telah terbukti efektif dalam implementasi sistem merit dan pengelolaan talenta ASN.

Dukungan terhadap percepatan penerapan sistem merit dan manajemen talenta juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, yang turut hadir dan memberikan sambutan. Ia mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin baik antara Kantor Regional X BKN dengan pemerintah daerah di wilayah kerja. “Saya sangat antusias melihat implementasi sistem merit sejak lama, bahkan sejak tahun 2020, kami telah memiliki Peraturan Gubernur Nomor 64 Tahun 2020 tentang Sistem Merit, yang menjadi dasar dalam menata SDM Aparatur yang lebih profesional dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber berkompeten yang berbagi wawasan terkait strategi percepatan implementasi sistem merit dan manajemen talenta. Di antaranya, Deputi Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, Dr. Herman, yang membahas strategi percepatan implementasi manajemen talenta di berbagai instansi pemerintah. Beriktnya Direktur Jabatan ASN, Sri Gantini, yang memberikan materi tentang pembangunan sistem manajemen talenta di lingkungan birokrasi agar lebih efektif dan berdaya saing. Serta Kepala BKPSDM Provinsi Bali, Ir. Ketut Lihadnyana, yang memaparkan best practice penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

Salah satu hal yang membuat acara ini berbeda dari kegiatan serupa di tempat lain adalah penandatanganan komitmen bersama dari seluruh Sekretaris Daerah di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Mereka yang hadir baik secara langsung maupun daring, menandatangani komitmen untuk mendukung implementasi sistem merit dan percepatan pembangunan manajemen talenta di masing-masing instansi. Langkah ini merupakan wujud nyata dari tekad bersama dalam mempercepat reformasi birokrasi yang berorientasi pada kualitas sumber daya manusia.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN di wilayah kerja Kanreg X BKN semakin siap dalam menghadapi tantangan perubahan. Implementasi sistem merit dan manajemen talenta bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, tetapi sebuah langkah strategis menuju birokrasi yang lebih lincah, inovatif, dan produktif. Hanya dengan SDM aparatur yang unggul, Indonesia dapat mewujudkan visi besar menjadi negara maju di tahun 2045.

Transformasi ini bukan hanya tugas pemerintah pusat, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh ASN di daerah. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, sistem kepegawaian Indonesia akan semakin maju, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat (boent).

Sebuah gambar berisi pakaian, orang, dinding, dalam ruangan Konten yang dihasilkan AI mungkin salah.Sebuah gambar berisi pakaian, orang, dinding, dalam ruangan Konten yang dihasilkan AI mungkin salah.