Ciptakan Manajemen ASN Yang Lebih Baik Dengan Merit System

bima2

Buleleng. Merit System adalah kebijakan dan manajemen SDM berdasarkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar, tanpa membedakan latar belakang ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan ataupun umur. “Orang yang profesional dan berkompetensi dapat ikut dalam merit system. Dalam merit system, meski lebih senior tapi tidak bekerja secara profesional maupun tidak berkompetensi tetap tidak bisa. Perlu perubahan mind set”. Hal tersebut diungkapkan Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat memberikan pengarahan dalam Monitoring Dan Evaluasi Pelaksanaan Manajemen Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, pada Senin (18/04).

bima1Kepala BKN  saat memberikan pengarahan dalam Monitoring Dan Evaluasi Pelaksanaan Manajemen ASN di Pemkab.Buleleng

Disampaikan lebih lanjut oleh Bima, Konsep ini mendasari manajemen ASN yaitu siklus manajemen mulai dari perencanaan, rekrutmen hingga pensiun. Karena dalam Manajemen ASN lebih mengatur tentang SDM seperti kompetensi, kesejahteraan, dan karier. Bima pun berharap, ke depan Manajemen ASN dapat menjadi lebih baik melalui merit system ini. Dijelaskan pula bahwa saat ini proses rekrutmen sudah lebih baik dari sebelumnya.”Seperti dalam rekrutmen CPNS terakhir, siapapun tidak bisa titip, sekalipun anak seorang presiden”ungkapnya. Hal ini diberlakukan pula di sekolah tinggi kedinasan.

Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dalam sambutannya mengatakan, untuk dapat menjalankan tugas pelayanan publik, tugas pemerintahan, dan tugas pembangunan tertentu, Pegawai ASN harus memiliki profesionalisme dan manajemen ASN yang berdasarkan pada Sistem Merit. “Sebagai salah satu upaya dalam menjalankan Sistem Merit ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng telah melaksanakan Seleksi terbuka untuk pengisian jabatan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Buleleng dan telah mendapat Rekomendasi KASN serta telah dilantik bersama rotasi jabatan tinggi pratama lainnya pada 1 April 2016,” tandasnya.

Diungkapkan lebih lanjut, kesuksesan seleksi ini tidak lepas dari Bimbingan pihak Kantor Regional X BKN Denpasar yang telah memberikan petunjuk dan motivasi melalui Assessment Centre. Tak hanya itu, Pemkab.Buleleng juga menjalin kerjasama dengan pihak Kantor Regional X BKN Denpasar di antaranya dalam Perekrutan CPNS Pemkab Buleleng Formasi Umum Tahun 2014, Pengangkatan CPNS dari jalur Honorer Tahun 2014 sejumlah 281 orang, Pelaksanaan Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah Tahun 2016 sejumlah 40 orang serta Pelaksanaan Ujian Dinas Tingkat I dan Tingkat II sejumlah 50 orang. (IRN/KDK)

 bima3 Bupati Kab.Buleleng (kanan) memberikan cinderamata kepada Kepala BKN (kiri)