Monthly Archives August 2015

Pengadaan Sarana Prasarana II Assessment Center (Meubelair)

Read more

PERCEPAT INFORMASI e-PUPNS, KANREG X GELAR SOSIALISASI DI MATARAM

 

Mataram.e-PUPNS akan dibuka secara resmi bulan September mendatang, sehingga sosialisasi pun semakin gencar dilakukan Kanreg X BKN Denpasar. Tak hanya di Bali, Kanreg X BKN juga menggelar sosialisasi e-PUPNS hingga ke NTB, tepatnya di kota Mataram, kamis (27/08).”Sosialisasi dilakukan di NTB, selain untuk penyegaran juga disamping demi percepatan penyampaian program pemerintah yakni e-PUPNS hingga ke Pegawai Negeri Sipil, khususnya untuk wilayah NTB” tegas Kakanreg X BKN Denpasar, Drs.Made Ardita, M.Si. Lebih lanjut dijelaskan, acara ini dapat pula dijadikan aijang penyerapan pemahaman dalam mekanisme e-PUPNS khususnya untuk PNS yang bertugas sebagai administrator dan verifikator.

e pupns 1

Drs.Made Ardita M.Si membuka sosialisasi e-PUPNS

Sosialisasi dan Pelatihan implementasi sistem e-PUPNS bagi pengelola kepegawaian se-wilayah kerja Kanreg X BKN ini menurut Ardita lebih tepat dikatakan sebagai workshop. Sehingga setelah mengikuti pelatihan diharapkan peserta dapat menjadi narasumber dalam mensosialisasikan e-PUPNS yang resmi dilaksanakan September mendatang. e-PUPNS ini dilakukan untuk memperoleh data yang akurat, terpercaya dan terinterigasi. PUPNS sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun 2003 untuk mendata jumlah pegawai negeri di Indonesia. Seiring dengan bertambah besarnya dinamika PNS di Indonesia, belum lagi penetapan PNS untuk guru ditetapkan oleh daerah, maka dipandang perlu untuk mengadakan e-PUPNS.

 

Dijelaskan pula ada sanksi tegas bagi PNS yang tidak mengikuti e-PUPNS. “Bagi PNS yang tidak mengikuti e-PUPNS akan ada sanksi yakni tidak akan tercatat dalam database kepegawaian BKN, tidak akan mendapatkan layanan kepegawaian, bahkan akan dinyatakan pensiun. Oleh karena itu, diharapkan seluruh CPNS/PNS mengikuti e-PUPNS 2015, ,” tegas mantan Kapusdiklat BKN.

e pupns 2

Peserta sosialisasi menyimak pemaparan materi e-PUPNS

Usai dibuka secara resmi oleh Kakanreg X BKN , Drs.Made Ardita, M.Si, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Rama Beta Herdian S.Kom tentang prosedur dan mekanisme e-PUPNS baik untuk PNS maupun untuk admin dan verifikator. Para peserta tampak antusias mengajukan pertanyaan dalam sesi tanya jawab. Banyak peserta yang menanyakan tentang tugas dan tanggung jawab menjadi seorang admin dan verifikator. Selain itu ada pula yang menanyakan lampiran dokumen untuk pengajar seperti guru atau dosen. Secara keseluruhan acara sosialisasi berjalan dengan baik dan lancar. (IRN)

e pupns 3

Rama Beta Herdian S.Kom menjelaskan bagaimana prosedur mengikuti e-PUPNS

 

 

Read more

VERIFIKATOR HARUS PAHAMI PROSEDUR e-PUPNS

Denpasar. Selasa (25/08), Bertempat di aula Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) e-PUPNS (Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil). Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 25 hingga 27 Agustus 2015 ini diawali dengan laporan Ketua Panitia, Kabid. Data dan Perencanaan Kepegawaian BKPP Kota Denpasar, I Komang Adi Wirawan.

sos pupns dps

 Drs.Made Ardita,M.Si jelaskan peran verifikator dalam BIMTEK e-PUPNS

Usai membuka secara resmi,  Kakanreg X BKN, Drs.Made Ardita ,M.Si. memberikan pengarahan bagi para peserta. “Dengan adanya Bimtek ini, peserta dapat memahami prosedur e-PUPNS, sehingga dapat menjadi admin/verifikator level 1 di unit kerja masing-masing” tegasnya. Lebih lanjut dijelaskan, e-PUPNS ini merupakan respon Badan Kepegawaian Negara (BKN) terhadap kebijakan Pemerintah dalam Reformasi Birokrasi Kepegawaian. Data yang diverifikasi dalam e-PUPNS ini antara lain data Riwayat Hidup, jabatan dan kepangkatan, pengahargaan dan lain sebagainya. Pemutakhiran data pegawai ini dilakukan secara periodik, melalui rekonsiliasi data PNS di seluruh instansi di wilayah keja Kantor Regional X BKN, termasuk di Kota Denpasar.

Ardita berharap, dengan digelarnya Bimtek ini, proses pendataan ulang di Kota Denpasar dapat berjalan lancar dan selesai sebelum batas pendataan akhir, yakni bulan Desember 2015.

sos pupns dps 2

Para peserta BIMTEK e-PUPNS menyimak prosedur e-PUPNS

Setelah pengarahan, Kegiatan Bimtek dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ida Ayu Widyantari A S.Kom sebagai salah satu Tim Teknis e-PUPNS Kanreg X BKN. (Kadek)

 

 

Read more

KANREG X BKN BERBENAH

Denpasar. Berkaitan dengan Perka BKN Nomor 36 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara, maka Kanreg X BKN Denpasar melakukan perubahan untuk mendukung reformasi birokrasi pemerintahan. Hal tersebut disampaikan Kakanreg X BKN, Drs.Made Ardita, M.Si di sela-sela Rapat Evaluasi Reformasi Birokrasi Kanreg X BKN.

 

rapat 1

Drs.Made Ardita,M.Si (kiri) memberikan pengarahan di sela-sela Rapat Evaluasi Reformasi Birokrasi

Lebih lanjut, disampaikan bahwa perlu dilakukan konsep lain untuk pengembangan organisasi, yakni to improve dan to increase. “Konsep to improve dapat dilakukan dengan memperbaiki atau menyempurnakan yang sudah ada sebelumnya” ujarnya. Kanreg X BKN kini melakukan rotasi jabatan untuk beberapa pegawai JFU (Jabatan Fungsional Umum), yang sebagian dipindah ke unit kerja lainnya. Rotasi jabatan ini diharapkan dapat dijadikan bahan renungan dan diharapkan nantinya para pegawai dapat tetap berpikir positif dan ke arah yang lebih baik, dengan demikian hasilnya pun akan menjadi baik. Tak hanya dalam struktur organisasi, Kanreg X BKN kini juga terus melakukan pembenahan ke arah lebih baik.  Diantaranya dalam pengaturan tata ruang seperti PPT (Pusat Pelayanan Terpadu), Assessment Center, dan ruang unit kerja lainnya.

 

Sementara to increase yakni upaya untuk meningkatkan pelayanan serta kinerja masing-masing pegawai, yang besar pengaruhnya untuk masa depan. Ardita juga mengajak para pegawai untuk membangun organisasi bersama-sama dengan menumbuhkan rasa memiliki. Sehingga organisasi juga akan semakin berkembang diiringi dengan SDM  yang berkualitas. (IRN)

Read more

PERAN PROTOKOL DALAM MEMPERSIAPKAN ACARA KENEGARAAN DAN ACARA RESMI

Denpasar. Ternyata menjadi seorang protokol bukanlah hal yang mudah. Selain harus teliti dalam mempersiapkan sebuah kegiatan, seorang protokol juga harus sigap dan cepat bertindak dalam menghadapi masalah saat sebuah kegiatan sedang berlangsung. Hal tersebut disampaikan Rita Mulyawati, Analis Akuntabilitas Kinerja BKN, saat melakukan sosialisasi tentang keprotokolan di Kanreg X BKN Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskan, sesuai Undang-undang Nomor 9 tahun 2010 disebutkan bahwa Keprotokolan adalah serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi Tata Tempat, Tata Upacara dan Tata Penghormatan sebagai bentuk bentuk penghormatan kepada seseorang sesuai dengan jabatan dan atau kedudukannya dalam negara, pemerintahan atau masyarakat. Seorang protokol memiliki tugas penting dalam mempersiapkan sebuah acara kenegaraan dan acara resmi, sehingga ada ketentuan yang jelas, tegas dan seragam. Mengatur persiapan rapat, pertemuan/resepsi, upacara dan kendaraan untuk tamu yang memerlukan pelayanan yang bersifat protokoler merupakan tugas dari seorang protokol. Disamping itu, seorang protokol juga harus mencari, mengumpulkan, menghimpun dan mengolah data serta informasi yang berhubungan dengan bidang protokol dan dokumentasi.

IMG_6540.ok

Rita Mulyawati menjelaskan Aturan Dasar Tata Tempat dalam sebuah acara resmi

“Tata tempat pada hakekatnya mengatur siapa yang lebih berhak didahulukan atau siapa yang memperoleh hak menerima prioritas dalam  urutan dikarenakan jabatan, pangkat dan derajat serta kedudukannya di dalam negara, pemerintahan atau masyarakat. Untuk sebuah acara resmi, apalagi acara kenegaraan tidak boleh sembarangan mengatur tempat duduk para pejabat. Orang yang paling tinggi kedudukannya selalu ditempatkan di tengah, baik itu sebagai narasumber maupun sebagai audience,” ujar Rita.

Dalam kesempatan ini, dijelaskan pula mengenai Tata Upacara serta Tata Penghormatan dalam sebuah upacara, seperti upacara bendera, pelantikan, penandatanganan kerja sama, dan peresmian mau pun penutupan seminar.(Irn/Yuda)

Read more