Monthly Archives January 2016

X-Media Edisi Ke-6

Read more

15 CPNS Kanreg X BKN Denpasar Terima STTPL

Denpasar. Usai mengikuti Diklat Prajabatan di Pusat Pengembangan ASN BKN Ciawi, Bogor, akhirnya 15 CPNS Kanreg X BKN menerima STTPL (Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan) pada Rabu (27/01), yang diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Regional X BKN Drs. Made Ardita M.Si, bertempat di Ruang Rapat Kakanreg Lantai 2. 15 CPNS tersebut terdiri dari Golongan III 8 orang dan golongan II 7 orang, sementara 10 orang akan ditempatkan di UPT dan 5 lainnya di Kanreg X BKN Denpasar.

STTPL2Terang Malem Perangin Angin(dua dari kiri) saat menerima STTPL dari  Kepala Kantor Regional X BKN(paling kanan)

Dalam pengarahannya, Made Ardita mengapresiasi kelulusan CPNS dalam Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan CPNS Golongan II Angkatan II Tahun 2015 yang diselenggarakan Pusat Pengembangan ASN BKN. Selain itu, Made Ardita juga mengatakan syarat lain untuk diangkat menjadi PNS juga harus melalui masa orientasi selama satu tahun, untuk lebih mempercepat pemahaman masing-masing CPNS terhadap tugas yang diemban. Tidak hanya sebatas kompetensi masing-masing pegawai, tetapi juga kesehatan, absensi serta perilaku. Menutup pengarahannya, Made Ardita berpesan kepada seluruh CPNS untuk selalu mencintai pekerjaannya, sehingga dapat menjadi bekal dalam melancarkan tugas-tugas yang dikerjakan.

STTPL1Kepala Kantor Regional X BKN memberikan pengarahan sebelum menyerahkan STTPL kepada 15 CPNS

Sementara itu, diungkapkan Istiyarno S.IP selaku Kepala Bagian Tata Usaha, STTPL yang dikirim dari Pusbang ASN BKN ini merupakan salah satu syarat dalam pengangkatan CPNS menjadi  PNS. Persyaratan lain yang harus dipenuhi yakni tes kesehatan, masa orientasi 1 tahun dilampiri daftar absensi hingga akhir Januari 2016, Ijasah Pendidikan terakhir yang telah dilegalisir, SK Penempatan dan surat pengantar dari Kantor Regional. Rencananya, semua persyaratan tersebut akan dikirim ke BKN Pusat pada awal Februari 2016. (IRN)

Read more

Pengumuman Pelelangan Sederhana Bahan Pengelolaan Tata Naskah Pada Kantor Regional X Denpasar

Berikut kami sampaikan Pengumuman Pelelangan Sederhana Pengadaan Bahan Pengelolaan Tata Naskah Pada Kantor Regional X Denpasar.

Read more

Dukung Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, Warli Tekankan Penetapan Payung Hukum

Denpasar. Dalam Rapat Implementasi Reformasi Birokrasi  yang digelar Selasa (26/01) di Ruang Rapat Kakanreg Lantai 2 Kanreg X BKN Denpasar, Kepala Biro Kepegawaian BKN Warli menekankan pada penetapan payung hukum sebagai salah satu langkah mewujudkan Reformasi Birokrasi di lingkungan BKN sekaligus bentuk antisipasi jika suatu saat terdapat complain. “Ketika kita melakukan sesuatu dalam rangka pelayanan publik,  baik internal mau pun eksternal,  jika terdapat complain dan diajukan ke pengadilan, kita tidak akan mempunyai kekuatan hukum, karena tidak ada dasar hukumnya” tegas Warli.

RB4Warli  selaku Kepala Biro Kepegawaian BKN (kiri) saat menyampaikan evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi

Lebih lanjut diungkapkan, payung hukum tersebut merupakan regulasi dalam memberlakukan semua kegiatan, seperti penetapan zona integritas, penetapan pelayanan publik, WBS ( Whistle Blowing System) serta akses informasi terkait layanan kepegawaian berbasis IT, selain sosialisasi berbentuk banner atau brosur. “Dalam penetapan pelayanan publik harus ditentukan unit mana yang menjadi sentra pelayanan publik. Ketika ada Pusat Pelayanan Terpadu (PPT), maka itu harus dibuatkan penetapan terkait PPT berbentuk Keputusan Kakanreg. Seperti halnya dalam WBS, harus ditunjuk seseorang untuk melakukan penyelidikan yang identitasnya dirahasiakan serta bagaimana prosedurnya yang  dicantumkan dalam sebuah SK “ jelas Warli. Tak hanya itu, akses publikasi seperti SMS centre, website serta Facebook juga perlu payung hukum untuk membukanya, khususnya terkait informasi kepegawaian. Warli pun mengapresiasi kinerja Kanreg X BKN yang telah melakukan semua kegiatan terkait pelaksanaan Reformasi Birokrasi serta mempersiapkan seluruh bukti pendukung pelaksanaan kegiatan. Namun, jika terdapat kegiatan yang belum ada payung hukumnya, Warli berpesan agar segera menerbitkannya sehingga dokumen pendukung sudah lengkap seluruhnya saat dilakukan evaluasi.

Dijelaskan sebelumnya, pelaksanaan Reformasi Birokrasi di lingkungan BKN dimulai pada Tahun 2010 dan akhirnya mendapat apresiasi dari Pemerintah Tahun 2012 berupa pemberian Tunjangan Kinerja atau Remunerasi. Pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan terkait dengan realisasi Tunjangan Kinerja dievaluasi pada 2013 diawali dengan penilaian secara mandiri dan nilainya cukup memuaskan. Kemudian dievaluasi oleh Tim Reformasi Birokrasi Nasional dan penilaiannya meningkat dari 47 persen menjadi 60,03 persen.(IRN)

Read more

14 Pegawai Kanreg X BKN Ikuti Tes Wawancara Program Beasiswa SPIRIT

Denpasar. Menindaklanjuti Surat Pusbindiklatren selaku PCU SPIRIT Nomor 002/P.01/01/2016 tertanggal 5 Januari 2016 perihal Penawaran beasiswa SPIRIT Tambahan Peserta Tahun 2016, BKN mengadakan seleksi untuk program S-2 Luar Negeri Pemberangkatan 2016. Terkait dengan hal tersebut, Kanreg X BKN Denpasar telah menunjuk 14 pegawainya untuk mengikuti tes seleksi wawancara dengan Kepala Biro Kepegawaian BKN Warli didampingi Kepala Kantor Regional X BKN Drs. Made Ardita M.Si, yang digelar Senin (25/01) di Ruang Rapat Kakanreg Lantai 2.

spirit3Ayu Prabha Pustpita (paling kanan) saat wawancara dengan Karo Kepegawaian BKN (paling kiri) dan Kakanreg X BKN(tengah)

Dari 14 pegawai Kanreg X BKN yang mengikuti tes seleksi wawancara, 8 diantaranya merupakan CPNS Tahun Anggaran 2014. Sementara 6 lainnya merupakan PNS yang bekerja di sejumlah unit kerja, seperti Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian, Bidang Pengangkatan dan Pensiun serta Bidang Mutasi dan Status Kepegawaian. Para peserta pun memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda-beda.

SPIRIT1Warli saat memberikan pengarahan terkait Program Beasiswa SPIRIT

Dalam Pengarahannya, Kepala Biro Kepegawaian BKN Warli mengatakan program ini khusus diminta oleh Kepala BKN dan harus melalui beberapa tes. “Untuk mengikuti Program beasiswa SPIRIT, harus memenuhi beberapa persyaratan diantaranya lulus tes wawancara, nilai TOEFL minimal 500 serta lulus dalam Tes Potensi Akademik yang akan dilakukan BAPPENAS” ungkapnya. Peserta yang memenuhi persyaratan akan mengikuti pembekalan selama 2 minggu di Pusat Pengembangan ASN Ciawi, sebelum mengikuti tes TOEFL.

spirit2Made Ardita memberikan dukungan dan motivasi kepada seluruh peserta tes wawancara

Sementara itu, Kakanreg X BKN Drs. Made Ardita M.Si mengatakan semua sumber daya manusia dlm organisasi berjalan secara dinamis dan bergerak cepat, sehingga wajib untuk dikembangkan. “ Pimpinan akan mengupayakan kegiatan yang mendukung perkembangan potensi SDM yang ada”ungkapnya. Selain itu, Organisasi berharap banyak para peserta dapat lulus tes dan dapat menjadi panutan, sehingga nantinya dapat membawa dampak positif bagi perkembangan organisasi. Made Ardita pun mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi hakekat organisasi serta mendukung terwujudnya visi misi Kanreg X BKN yakni Profesional, Unggul dan Bermartabat. (IRN)

Read more