Monthly Archives April 2016

Kanreg X BKN Gelar Penanaman 300 Pohon Mangrove

bakau1

Denpasar. Sebagai rangkaian kegiatan peringatan HUT BKN ke 68, Kanreg X BKN menggelar penanaman 300 pohon bakau di Pantai Pengembak Mertasari, Sanur. Tak hanya itu, kegiatan yang digelar Jumat pagi (29/04) ini juga diisi dengan membersihkan sampah di lingkungan sekitar pantai.

Dalam pengarahannya, Kepala Kantor Regional X BKN mengatakan bahwa penanaman pohon bakau di daerah Mertasari ini merupakan wujud keharmonisan manusia dengan alam. “Dengan menanam pohon bakau dan membersihkan sampah yang ada merupakan satu cara yang harus kita jaga untuk mengharmonisasikan kehidupan bagi manusia yang harmonis. Sinergitas  pun dapat terwujud tidak hanya sebatas di lingkungan pegawai dan masyarakat tetapi juga dengan lingkungan alam yang patut dilestarikan.”

bakau2Sebelum melakukan penanaman bibit pohon bakau, Kepala Kanreg X BKN memberikan pengarahan

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan serangkaian acara untuk menyambut HUT BKN ke 68, kegiatan sebelumnya yang sudah dilakukan seperti senam aerobic serta sosialisasi kesehatan. Tidak hanya berhenti disini, selanjutnya akan digelar pula brain storming, untuk mengetahui apa yang diinginkan stakeholder, terkait masalah kepegawaian. Menutup pengarahannya, Made Ardita mengajak seluruh peserta untuk selalu melestarikan lingkungan. ”Pada kegiatan ini mari kita bersama-sama menjaga kelestarian alam, yang akan membawa dampak pada kehidupan kita, baik pada masa sekarang maupun masa mendatang. Alam patut menjadi sahabat kita, karena akan memberikan manfaat yang baik bagi kita semua. “

Usai pengarahan, Made Ardita pun melangkah menuju kawasan hutan bakau untuk menanam beberapa bibit pohon bakau, yang kemudian diteruskan seluruh pegawai. Terlihat beberapa pegawai  tengah mencangkul tanah yang gembur untuk membuat lubang, sehingga dapat ditanami pohon bakau. Tidak hanya di pinggir, beberapa pegawai pun terlihat ada yang berjalan ke tengah melakukan penanaman.Tanahnya yang seperti lumpur membuat beberapa peserta nampak kerepotan saat melangkahkan kaki. Alhasil tangan dan kaki pun kotor terkena lumpur. Namun demikian, seluruh pegawai tampak bersemangat melakukan penanaman pohon bakau.

bakau3


bakau4
Aksi Tanam 300 bibit pohon bakau oleh seluruh pegawai Kanreg X BKN

Setelah penanaman pohon, para peserta melakukan pembersihan sampah di lingkungan sekitar pantai, terutama sampah dari plastik, sebagai wujud menjaga kelestarian alam. (IRN/YDN)

Read more

Kanreg X BKN gelar FGD Untuk Tingkatkan Pelayananan Dan Evaluasi Kinerja

Denpasar. Selaku instansi yang bertanggung jawab terhadap pelayanan kebutuhan PNS di wilayah Bali, NTT dan NTB, Kanreg X BKN pun terus berbenah. Berbagai koordinasi serta komunikasi pun terus dibangun serta dijalin untuk terus meningkatkan pelayanan kepegawaian, termasuk di lingkungan internal Kanreg X BKN.  Hal ini dilakukan pihak Kanreg X BKN melalui FGD (Forum Group Discussion) antar Bidang pada Rabu (27/04) di Ruang Rapat Kakanreg.

Dalam FGD ini membahas segala permasalahan serta rencana strategis kinerja masing-masing bidang ke depan demi peningkatan pelayanan kepegawaian. Dimulai dari Bagian Tata Usaha, yang menjelaskan beberapa progres ke depan, seperti pembangunan 9 rumah jabatan, Pemindahan roll opack sejumlah 70 unit, ISO 9001 : 2015, Ketepatan Laporan Keuangan, update data SAPK pegawai Kanreg. Kemudian dari Bidang Pengangkatan dan Pensiun, pihaknya akan membuat sebuah aplikasi yang nantinya diharapkan dapat mempermudah proses verifikasi dan pelaporan, sehingga berkas dapat lebih mudah dicari dan dapat lebih cepat diproses. Aplikasi tersebut merupakan salah satu inovasi yang dapat dikembangkan demi pelayanan yang lebih baik.

Monev1Pemaparan materi terkait inovasi pelayanan di Bidang Pengangkatan dan Pensiun

Sementara itu, dari Bidang Mutasi dan Status Kepegawaian diungkapkan bahwa hingga saat ini telah melakukan inovasi diantaranya pemberlakukan batas waktu masuk berkas Kenaikan Pangkat serta penjadwalan penerimaan berkas Kenaikan Pangkat yang masuk. Meski masih terdapat beberapa kendala, namun hal tersebut masih dapat diatasi. Bidang Informasi Kepegawaian (INKA) pun tak kalah semangat dalam memaparkan materinya. Dalam kesempatan ini, Bidang INKA memaparkan Proses dari penerimaan berkas, perekaman data, pengecekan serta penyimpanan Tata Naskah hingga Layanan Penyajian Dokumen Tata Naskah. Selain itu, diungkapkan pula berdasarkan data SAPK per 14 April 2016 tercatat PNS di wilayah Bali, NTT dan NTB sejumlah 296.703.

Menjelang sore, FGD dilanjutkan dengan pemaparan dari Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian. Dijelaskan bahwa hingga Oktober 2016 sudah ada jadwal untuk penggunaan fasilitas Assessment Center, yakni dari instansi Pemerintah Kabupaten serta Propinsi di Wilayah Bali, yang bertujuan untuk pengisian JPT serta Pemetaan Jabatan.  (IRN)

Read more

Jelang ISO 9001:2015, Kanreg X BKN Gelar Pelatihan

Denpasar. “Dalam perjalanan ISO ini, kalau kita perhatikan, cermati dan pahami sudah membawa dampak bahkan impact untuk selalu melakukan kegiatan berdasar pada SOP (Standard Operational Procedur), artinya semuanya sudah terstandar dan terukur. Tetapi juga melihat perkembangan menyesuaikan terhadap perubahan, setiap yang dilakukan kegiatan yang dilakukan tidak terlepas dari resiko. Resiko pasti ada, sejauh mana melihat dalam melaksanakan kegiatan ada peluang, tantangan dan resiko.” Hal tersebut diungkapkan Kepala Kanreg X BKN Drs. Made Ardita, M.Si sebelum membuka kegiatan training ISO 9001 : 2015, yang digelar 27 hingga 29 April 2016 di Kanreg X BKN.

ISO1Drs. Made Ardita, M.Si (tengah) saat memberi pengarahan dalam Pelatihan ISO 9001:2015

Made Ardita lebih lanjut menyampaikan bahwa pekerjaan yang dilakukan dalam konteks manajemen kepegawaian ada empat faktor pekerjaan, yakni tanggung jawab, wewenang, kompleksitas pekerjaan dan pendidikan. Pengetahuan tidak termasuk , karena pengetahuan bagian dari pendidikan. empat faktor tersebut dapat dikembangkan sesuai kondisi di masing-masing instansi. Hal tersebut harus dilakukan agar bisa mengukur atau meminimalis resiko dalam melaksanakan tugas, terlepas dari referensi manajemen resiko.

ISO2Para peserta pelatihan tampak serius mendengarkan penjelasan dari Hasnop Putra tentang ISO 9001:2015

Pelatihan ISO 9001 : 2015 yang dipandu oleh bapak Hasnop Putra dari PT. Asrinternasional Indonesia ini diantaranya mengajarkan tentang perubahan pada standar ISO 9001, seperti penekanan yang kurang pada dokumen, persyaratan yang cenderung memberi lebih banyak kebebasan, Pemikiran berbasis resiko terdapat dalam persyaratan yang eksplisit untuk mendukung penerapan pendekatan proses dalam SMM (Sistem Manajemen Mutu), adanya penekanan pada pemahaman konteks organisasi serta persyaratan yang lebih sesuai untuk bidang jasa. Selain itu juga diajarkan mengenai konsep dasar sistem manajemen mutu, termasuk didalamnya pemikiran berbasis resiko. Di hari kedua pelatihan, dijelaskan pula mengenai tujuan dan tanggung jawab program audit, sumber daya dan prosedur program audit, pelaksanaan, pemantauan dan peninjauan program audit serta jenis audit. (IRN)

Read more

Ciptakan Manajemen ASN Yang Lebih Baik Dengan Merit System

bima2

Buleleng. Merit System adalah kebijakan dan manajemen SDM berdasarkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar, tanpa membedakan latar belakang ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan ataupun umur. “Orang yang profesional dan berkompetensi dapat ikut dalam merit system. Dalam merit system, meski lebih senior tapi tidak bekerja secara profesional maupun tidak berkompetensi tetap tidak bisa. Perlu perubahan mind set”. Hal tersebut diungkapkan Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat memberikan pengarahan dalam Monitoring Dan Evaluasi Pelaksanaan Manajemen Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, pada Senin (18/04).

bima1Kepala BKN  saat memberikan pengarahan dalam Monitoring Dan Evaluasi Pelaksanaan Manajemen ASN di Pemkab.Buleleng

Disampaikan lebih lanjut oleh Bima, Konsep ini mendasari manajemen ASN yaitu siklus manajemen mulai dari perencanaan, rekrutmen hingga pensiun. Karena dalam Manajemen ASN lebih mengatur tentang SDM seperti kompetensi, kesejahteraan, dan karier. Bima pun berharap, ke depan Manajemen ASN dapat menjadi lebih baik melalui merit system ini. Dijelaskan pula bahwa saat ini proses rekrutmen sudah lebih baik dari sebelumnya.”Seperti dalam rekrutmen CPNS terakhir, siapapun tidak bisa titip, sekalipun anak seorang presiden”ungkapnya. Hal ini diberlakukan pula di sekolah tinggi kedinasan.

Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dalam sambutannya mengatakan, untuk dapat menjalankan tugas pelayanan publik, tugas pemerintahan, dan tugas pembangunan tertentu, Pegawai ASN harus memiliki profesionalisme dan manajemen ASN yang berdasarkan pada Sistem Merit. “Sebagai salah satu upaya dalam menjalankan Sistem Merit ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng telah melaksanakan Seleksi terbuka untuk pengisian jabatan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Buleleng dan telah mendapat Rekomendasi KASN serta telah dilantik bersama rotasi jabatan tinggi pratama lainnya pada 1 April 2016,” tandasnya.

Diungkapkan lebih lanjut, kesuksesan seleksi ini tidak lepas dari Bimbingan pihak Kantor Regional X BKN Denpasar yang telah memberikan petunjuk dan motivasi melalui Assessment Centre. Tak hanya itu, Pemkab.Buleleng juga menjalin kerjasama dengan pihak Kantor Regional X BKN Denpasar di antaranya dalam Perekrutan CPNS Pemkab Buleleng Formasi Umum Tahun 2014, Pengangkatan CPNS dari jalur Honorer Tahun 2014 sejumlah 281 orang, Pelaksanaan Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah Tahun 2016 sejumlah 40 orang serta Pelaksanaan Ujian Dinas Tingkat I dan Tingkat II sejumlah 50 orang. (IRN/KDK)

 bima3 Bupati Kab.Buleleng (kanan) memberikan cinderamata kepada Kepala BKN (kiri) 

Read more

Rotasi Dan Mutasi Menjadi Bagian Pembinaan Dan Pengembangan Karier Pegawai BKN

Denpasar. Rotasi dan mutasi sejatinya merupakan bagian dari program pembinaan dan pengembangan karier pegawai di BKN. Melalui rotasi dan mutasi, penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan pelayanan kepegawaian ASN diharapkan dapat menjadi lebih baik. Hal tersebut terungkap dalam sambutan Kepala BKN Bima Haria Wibisana, yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengangkatan dan Pensiun Drs. Sang Nyoman Dartana selaku Inspektur Upacara pada Upacara Bendera hari Senin (18/04).

up.18-04Drs. Sang Nyoman Dartana saat menyampaikan sambutan Kepala BKN Bima Haria Wibisana

Lebih lanjut disampaikan pula, promosi dan rotasi menjadi hal yang lazim terjadi dalam pelaksanaan kerja sebuah institusi, termasuk birokrasi. Promosi dalam birokrasi umumnya dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi ASN., sedangkan rotasi dilakukan guna memberikan suasana dan tantangan baru, sehingga ASN tidak terjebak dengan rutinitas sehari-hari yang cenderung membosankan. Tak lupa, Bima juga berpesan kepada seluruh pegawai di lingkungan BKN agar selalu berpegang teguh dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam menjalankan tugasnya, mengedepankan kepentingan instansi daripada kepentingan pribadi, menjalin kerja sama dan koordinasi yang baik dalam lingkup vertikal dan horizontal, serta selalu meningkatkan kinerja dan loyalitas agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal.

Sementara itu menjelang hari jadi BKN ke 68 yang jatuh pada tanggal 30 Mei serta Rakornas Kepegawaian yang rencananya akan digelar pada 26 Mei 2016 dengan mengusung tema “Revolusi Mental Menuju ASN Berintegritas, Profesional dan Berdaya Saing Global”, Kepala BKN menghimbau kepada seluruh panitia HUT BKN dan Rakornas Kepegawaian untuk mempersiapkan kegiatan dan berkoordinasi sebaik-baiknya, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar.(IRN/YDN)

Read more