Monthly Archives December 2016

Bagian TU Kanreg X BKN Evaluasi Layanan Internal Demi Peningkatan Layanan Kepegawaian

Denpasar. Untuk meningkatkan layanan kepegawaian di Bidang Tata Usaha (TU) secara internal, Kepala Bagian Tata Usaha Istiyarno S.IP mengajak seluruh pegawainya untuk melakukan Monitoring dan Evaluasi terkait layanan kepegawaian di Bidang TU Pada Semester II terhitung tanggal 1 Juli sampai dengan 30 Desember 2016. Kegiatan yang membahas Rencana Aksi Tindak Lanjut (RATL) terhadap hasil Kuisioner Indeks Kepuasan Pelayanan Internal Bagian Tata Usaha, digelar Rabu (28/12) di Ruang Arjuna Kanreg X BKN.

Istiyarno S.IP (tengah) saat memimpin pembahasan RATL IKP Internal Bagian Tata Usaha

Secara umum diungkapkan Istiyarno S.IP selaku Kabag. TU, penilaian Indeks Kepuasan Pelayanan (IKP) di Bagian Tata Usaha memperoleh nilai 77.57 dalam kategori mutu pelayanan B (Puas). Berdasar IKP yang melibatkan 80 responden , Persepsi tertinggi terhadap kepuasan terletak pada Kecepatan Layanan Pembayaran Gaji dan Persepsi  terendah adalah Kesesuaian Dalam Penempatan Pegawai.

Disampaikan pula, bahwa Subbag. Kepegawaian memperoleh nilai 77.25 dalam kategori mutu pelayanan B (Puas) dan persepsi tertinggi terhadap kepuasan adalah Keramahan Pegawai Subbag. Kepegawaian Dalam Memberikan Pelayanan dengan nilai 3.20. Sementara nilai terendah pada Kesesuaian Dalam Penempatan Pegawai dengan nilai 2.85.

Sedangkan pelayanan di Subbag. Perencanaan dan Keuangan memperoleh nilai 80.53 dalam kategori mutu pelayanan B (puas) .  Nilai tertinggi yakni 3.43 pada persepsi Kecepatan Layanan Pembayaran Gaji dan terendah dengan nilai 2.98 pada persepsi Kenyamanan Ruang Ruang Pelayanan Subbag.Perencanaan dan Keuangan.

Di Subbag. Umum memperoleh nilai 75.42 dalam kategori mutu pelayanan B (Puas). Persepsi tertinggi terhadap kepuasan adalah Layanan Penggunaan Telepon Kantor, Keramahan Pegawai Subbag Umum Dalam Memberikan Layanan dan Tingkat Keamanan Lingkungan Kantor dengan nilai 3,10 dan tingkat terendah dengan nilai 2,86 adalah sirkulasi udara.

Dalam kegiatan ini dibahas pula keluhan, kritik dan saran untuk mengevaluasi pelayanan di Bidang TU terkait fasilitas dan pelayanan di setiap subbag di Bidang TU di lingkungan Kanreg X BKN.  Kabag TU beserta jajarannya akan segera menindaklanjuti keluhan serta kritik para responden dengan melakukan pemeriksaan ulang seluruh fasilitas serta meninjau ulang peraturan di lingkungan Kanreg X BKN. Melalui diskusi ini, diharapkan pelayanan internal di lingkungan Kanreg X BKN dapat lebih baik demi kenyamanan  seluruh pegawai dapat melaksanakan tugasnya dan kelancaran pelayanan kepegawaian di seluruh wilayah kerja Kanreg X BKN.  (IRN)

NB.Tabel IKP Semester II (Juli-Desember 2016) Bag. TU selengkapnya dapat dilihat di bawah ini.

[gview file=”https://denpasar.bkn.go.id/wp-content/uploads/2016/12/2.-Kesimpulan.docx”]

[gview file=”https://denpasar.bkn.go.id/wp-content/uploads/2016/12/2.-Kesimpulan-2.docx”]

[gview file=”https://denpasar.bkn.go.id/wp-content/uploads/2016/12/2.-Kesimpulan-3.docx”]

[gview file=”https://denpasar.bkn.go.id/wp-content/uploads/2016/12/2.-Kesimpulan-4.docx”]

Read more

Lantik Pejabat Pengawas, Kakanreg Berharap Dapat Tingkatkan Pelayanan Bidang Kepegawaian di Kantor Regional X BKN

Denpasar. Pergantian atau pengangkatan pejabat dalam suatu organisasi menjadi keharusan agar organisasi dapat lebih dinamis serta memperluas wawasan, pengembangan karier dan peningkatan kemampuan pegawai. Dengan demikian, diharapkan dapat mendukung langkah-langkah strategis Kantor Regional X BKN dalam menyelenggarakan tugas pokok dan fungsinya dalam manajemen PNS di lingkungan wilayah kerja Kantor Regional X BKN Denpasar. Berikut diungkapkan Kepala Kanreg X BKN Ida Ayu Rai Sri Dewi, SH, M.Si saat memberikan sambutan dalam Upacara Pelantikan Pejabat Pengawas di Lingkungan Kantor Regional X BKN yang digelar pada Rabu (28/12) di Aula Bimasena.

Ida Ayu Rai Sri Dewi, SH, M.Si saat memberikan sambutan

Pada kesempatan kali ini, Kakanreg X BKN melantik tiga Pejabat Pengawas, yakni Aryanto S.Sos yang kini menjabat sebagai Kepala Seksi Mutasi Instansi Vertikal dan Provinsi, I Made Teguh Wicaksana, SE sebagai Kepala Sub Bagian Umum, dan Gusti Ayu Putu Lili Santina, S.Kom yang menjabat sebagai Kepala Seksi Verifikasi dan Pelaporan Pengangkatan dan Pensiun. Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan, penandatanganan Berita Acara Pengambilan Sumpah Jabatan, penandatanganan Pakta Integritas dan penyerahan SK Jabatan. Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan yakni dari Aryanto S.Sos kepada I Made Teguh Wicaksana, SE sebagai Kepala Sub Bagian Umum Kanreg X BKN.

Ketiga Pejabat Pengawas (jas hitam) yang dilantik mengucapkan janji/sumpah jabatan
Gusti Ayu Putu Lili Santina menandatangani Berita Acara Pengambilan Sumpah Jabatan

Tak lupa, Kakanreg juga menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpah jabatan dan diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas-tugas yang baru, memposisikan diri pada unit kerjanya, melakukan persiapan dan mengambil langkah-langkah strategis untuk mendukung pelaksanaan kegiatan dan peningkatan pelayanan bidang kepegawaian di Kantor Regional X BKN. (IRN/YDN)

Read more

Peringati Hari Ibu, Yohana Yembise Ajak Perempuan Wujudkan Indonesia Bebas Dari Kekerasaan Terhadap Perempuan dan Anak

Denpasar. Didasari situasi dan kondisi masyarakat saat ini, manakala persoalan kekerasan, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi perempuan masih sangat tertinggal dibandingkan laki-laki, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise mengajak seluruh perempuan di Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasaan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan. Permasalahan perempuan tersebut menjadi dasar tema Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-88 Tahun 2016, yakni “Kesetaraan Laki-Laki dan Perempuan untuk Mewujudkan Indonesia yang Bebas dari Kekerasaan terhadap Perempuan dan Anak, Perdagangan Orang dan Kesenjangan Akses Ekonomi terhadap Perempuan.”

Nurul Kholisa, S.Sos saat menyampaikan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI mempertingati Hari Ibu ke 88

Hal tersebut disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dalam sambutan yang dibacakan Kasie.Pensiun PNS Instansi Kab/Kota Nurul Kholisa, S.Sos selaku Inspektur Upacara memperingati Hari Ibu ke 88 di lingkungan Kanreg X BKN pada Kamis (22/12).

Lebih lanjut disampaikan, di Indonesia saat ini telah banyak kaum perempuan yang memiliki peran dan posisi strategis di berbagai kehidupan. Hal ini membuktikan bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri. Perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara juga mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of change).

Sementara itu ,keterlibatan laki-laki dalam berbagai upaya untuk mewujudkan kesetaraan gender juga sejalan dengan dideklarasikannya kampanye global “He for She,” dimana Bapak Presiden Joko Widodo menjadi salah satu dari 10 (sepuluh) Kepala Negara di dunia yang didaulat menjadi duta kampanye. Tentunya ini membawa makna positif bagi bangsa Indonesia, untuk terus menggaungkan pentingnya kesetaraan gender dalam berbagai dimensi pembangunan dan kehidupan masyarakat.

Salah satu petugas upacara saat memimpin upacara memperingati Hari Ibu

Terlihat berbeda dengan upacara lainnya. Dalam memperingati Hari Ibu ini, seluruh petugas upacara mulai dari komandan upacara hingga pengibar bendera, merupakan perempuan yang bertugas di lingkungan Kanreg X BKN. Meski panas terkena terik matahari, namun seluruh petugas dan peserta upacara tampak bersemangat mengikuti upacara hingga selesai. (IRN)

 

Read more

Kanreg X BKN Sosialisasikan Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Bagi ASN

Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian , Drs. Theodorus Darius Lusi, M.Si (paling kiri) saat membuka sosialisasi

Denpasar. Maraknya sejumlah kasus hukum yang melibatkan PNS membuat sejumlah instansi pemerintah harus selalu siap saat menghadapi sebuah kasus hukum. Hal tersebut menjadi latar belakang digelarnya sosialisasi mengenai Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara dan Tindak Pidana Korupsi bagi ASN dan Penyelenggaraan Pemerintah, bertempat di Aula Bimasena Gedung Tata Naskah Kanreg X BKN pada Rabu siang (21/12). Kegiatan yang digelar Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian Kanreg X BKN ini menghadirkan narasumber seorang penasihat hukum Dr. Simon Nahak, S.H, M.H.

Dalam sosialisasi ini , Simon Nahak menyampaikan beberapa langkah dan strategi menghadapi gugatan sengketa Tata Usaha Negara (TUN). Langkah pertama dengan mengkaji secara cermat obyek sengketa TUN yang menjadi dasar gugatan penggugat. Kedua, menyiapkan segala alat bukti yang terkait dengan obyek sengketa TUN. Ketiga, menyiapkan tim pengkaji, baik menyangkut substansi maupun alat bukti dan saksi yang terkait dengan obyek sengketa TUN yang akan digugat oleh penggugat. Dan yang terakhir menyiapkan tim advokasi atau kelompok bantuan hukum.


Simon Nahak (berdiri)  saat memberikan materi terkait penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara

“Saat kita mendapatkan gugatan, jangan tergesa-gesa panik. Sebaiknya diskusikan terlebih dahulu kemudian lakukan langkah strategis untuk menghadapinya” tegasnya.

Dijelaskan pula oleh Simon Nahak, dalam upaya hukum penyelesaian sengketa Tata Usaha Negara tentu juga akan menghadapi kendala, seperti tenggang waktu penetapan tertulis Keputusan pejabat TUN yang lebih dari 90 hari serta tidak dilaksanakannya eksekusi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap. Namun demikian, pihaknya memberi solusi terhadap permasalahan tersebut, yakni dengan mengajukan permohonan penandatanganan terhadap penetapan keputusan tertulis pejabat TUN, bersurat kepada Ketua Pengadilan TUN untuk memerintahkan kepada tergugat untuk melaksanakan putusan, menggugat secara perdata dan melapor pidana.

Di akhir acara, Simon Nahak membuak asesi tanya jawab bagi seluruh peserta yang ingin mengajukan pertanyaan terkait Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara dan Tindak Pidana Korupsi bagi ASN. (IRN)

Read more

Kanreg X BKN Raih Nilai Tertinggi Dalam Laporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah

Denpasar. Disampaikan dalam sambutannya, Kanreg X BKN berhasil meraih nilai paling tinggi diantara BKN/Kanreg secara keseluruhan yakni 67,77 (B) dalam hal Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah. Penilaian Laporan Keuangan dan Kinerja tersebut meliputi Perencanaan, Pengukuran, Pelaporan, Evaluasi dan Capaian kinerja. Hal tersebut disampaikan Istiyarno S.IP selaku Kepala Bagian TU Kanreg X BKN dalam Monitoring dan Evaluasi Tahun Anggaran 2016 serta persiapan Tahun Anggaran 2017 dan Rencana kerja Tahun anggaran 2018 yang digelar di Aula Bimasena pada Selasa (20/12).

Istiyarno S.IP saat memberikan sambutan

Ditambahkan Istiyarno, bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pegawai Kanreg X BKN. Namun demikian diharapkan ke depan dapat ditingkatkan kembali di bawah kepemimpinan Kakanreg yang baru, yakni Ida Ayu Rai Sri Dewi, yang telah dilantik pada Senin (19/12) oleh Kepala BKN sesuai Keputusan Kep. BKN Nomor 171/Kep/2016 tanggal 5 Desember 2016.

Seusai dibuka oleh Kepala Bagian TU, acara dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dan evaluasi oleh Kepala Bagian/ Bidang di lingkungan Kanreg X BKN. Kabag TU yang mendapatkan giliran pertama memaparkan tentang Indeks Pelayanan serta Data Kepegawaian, Pengembangan kepegawaian dengan mengadakan pelatihan atau diklat serta penggunaan anggaran pada tahun 2016. Sementara dari Bidang INKA, Kepala  Bidang Informasi Kepegawaian Abdul Salam Gassing menyampaikan Monitoring dan Evaluasi Capaian Kinerja Tahun 2016 terkait jumlah dokumen kepegawaian yang sudah diproses serta pemanfaatan CAT di Kanreg X BKN.

 

Kepala Bidang INKA memaparkan laporan capaian kinerja pada Tahun 2016

Theodorus Darius Lusi selaku Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian menyampaikan penurunan permasalahan kepegawaian hingga 24,68 persen, konsultasi kepegawaian, penyelenggaraan bimtek/ sosialisasi/ workshop di wilayah kerja Kanreg X BKN serta laporan pengelolaan WBS (Whistle Blowing System). Dari Bidang Pengangkatan dan Pensiun , Nurul Kholisa memaparkan bahwa hingga saat ini jumlah Pensiun BUP, Janda/Duda di Provinsi Bali, NTB dan NTT masih tersisa 603 dari usul masuk sejumlah 11.327 di Tahun 2016. Giliran terakhir dari Bidang Mutasi dan Status Kepegawaian yang diwakili Deddi Kurniawan yang menyampaikan Total Usul Masuk Berkas Kenaikan Pangkat Periode April 2016 untuk Instansi Prov. dan Daerah terhitung 21.921, sedangkan Kenaikan Pangkat Periode Oktober 2016 untuk Instansi Vertikal sejumlah 843. Tak hanya itu, Bidang Mutasi dan Status Kepegawaian juga memaparkan sejumlah inovasi yang sudah dilakukan pada Tahun 2016.(IRN)

Inovasi di Bidang Mutasi dan Status Kepegawaian menjadi salah satu capaian kinerja yang diaporkan dalam  Monev Tahun 2016
Read more