Pengumuman Peserta Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kepegawaian

Diberitahukan kepada seluruh Pejabat Pengelola Kepegawaian Instansi Pusat dan Daerah, bersama ini kami sampaikan Pengumuman Peserta Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kepegawaian yang akan diselenggrakan pada Selasa (30/11) melalui aplikasi zoom meeting. Info lebih lanjut silakan buka link berikut.

https://www.bkn.go.id/pengumuman/pengumuman-peserta-uji-kompetensi-jabatan-fungsional-kepegawaian

Surat-Pengumuman-Ujikom-JFK-1_page-0001 Surat-Pengumuman-Ujikom-JFK-1_page-0002

 

Read more

Tingkatkan Profesionalisme, Pusat Pengembangan Kepegawaian ASN BKN Gelar Sertifikasi Kompetensi Teknis Manajemen ASN

WhatsApp Image 2021-10-28 at 3.33.10 PM (3)

Denpasar. Pusat Pengembangan Kepegawaian (Pusbangpeg) ASN BKN menggelar Sertifikasi Kompetensi Teknis Manajemen ASN Jenjang Pengawas atau setara di Wilayah Kerja Kanreg X BKN pada Kamis (28/10) di Ruang Stasiun CAT Kanreg X BKN, yang diikuti sekitar 37 peserta.

Dalam arahannya saat membuka Sertifikasi Kompetensi Teknis Manajemen ASN, Kepala Kantor Regional X BKN Paulus Dwi Laksono H menyampaikan melalui kegiatan uji kompetensi tersebut, seluruh peserta diharapkan dapat menunjukkan sikap profesionalisme sekaligus kompetensi di bidang pengelolaan kepegawaian sehingga dapat mengimplementasikan di instansi masing-masing. “Jika sudah mendapatkan sertifikat, saya berharap Bapak/Ibu dapat lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tunjukkan bahwa berkompeten dalam bidang pengelolaan kepegawaian dan Bapak/Ibu merupakan SDM yang memiliki daya saing sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

WhatsApp Image 2021-10-29 at 9.06.12 AM

Lebih lanjut Kakanreg juga menyampaikan kegiatan ini merupakan kesempatan yang bagus bagi kita khususnya PNS di wilayah kerja Kanreg X BKN. Hasil sertifikasi nantinya dapat disampaikan kepada PPK di daerah, sehingga Bapak/Ibu memiliki peluang untuk melanjutkan karirnya masing-masing.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Kepala Pusbangpeg ASN BKN Bajoe Loedi Hargono serta Direktur Aparatur Negara Bappenas, Prahesti Pandanwangi. Sertifikasi Kompetensi Teknis Manajemen ASN ini menggunakan pendekatan studi kasus dan rencana tindak lanjut (action plan) di instansi masing-masing sesuai dengan hasil pembelajaran selama pelatihan yang telah dilakukan beberapa waktu lalu selama 4 hari. Seluruh peserta dapat memilih maksimal 3 kompetensi dan mengikuti wawancara yang setiap sesinya maksimal selama 45 menit. Kapusbangpeg ASN BKN menargetkan 1500 peserta mengikuti Sertifikasi Kompetensi Teknis Manajemen ASN di tahun 2021.

WhatsApp Image 2021-10-28 at 3.33.10 PM

Sementara itu, Kapusbangpeg ASN BKN mengapresiasi pihak Kanreg X BKN yang telah turut mendukung suksesnya uji kompetensi dan kepada seluruh peserta pelatihan yang telah menunjukkan kompetensi serta peran sebagai ASN pengelola kepegawaian yang profesional, dan diharapkan nantinya dapat memberikan dampak positif di organisasi.

Hal serupa diungkapkan Prahesti Pandanwangi. Masih banyak di daerah yang mendapat nilai merah terkait pengelolaan kepegawaian. Uji kompetensi ini dapat menjadi salah satu cara untuk memperbaiki kualitas ASN sehingga mampu membawa perubahan serta dampak positif bagi daerahnya. “Peran Bapak/Ibu semua yang berkompeten di bidang pengelolaan kepegawaian dibutuhkan sehingga tidak ada asal ditempatkan. Mengelola sumber daya manusia itu bukan pekerjaan ecek-ecek. Harus dapat memperbaiki manajemen ASN yang sekiranya tidak optimal,” tambahnya. Tak lupa menutup sambutannya, Prahesti Pandanwangi mengucapkan selamat berjuang kepada seluruh peserta dan diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan ujian dengan lancar.

Read more

Upaya BKN Terhadap Indikasi Kecurangan Seleksi CASN 2021

[SIARAN PERS]

Nomor: 036/RILIS/BKN/X/2021

Jakarta, 25 Oktober 2021

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyayangkan adanya upaya indikasi kecurangan dalam seleksi CASN 2021 di Tilok Mandiri Instansi Pemerintah Kabupaten Buol. Menindaklanjuti hal tersebut, BKN berkolaborasi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta didukung penuh oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) pengadaan CASN Tahun 2021 untuk melakukan penyelidikan atas dugaan tersebut. Dari hasil penyelidikan tersebut, BKN bersama BSSN menemukan adanya indikasi kecurangan pada pelaksanaan SKD CASN di Tilok Mandiri Instansi Pemerintah Kabupaten Buol yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak sistem seleksi CASN Nasional dengan modus remote access.

Dari hasil penyelidikan didapatkan bukti dukung indikasi kecurangan sebagai berikut:

1. Pengaduan masyarakat atas dugaan kecurangan;

2. Hasil audit trail aplikasi CAT BKN terhadap aktivitas peserta seleksi selama pelaksanaan seleksi;

3. Laporan kegiatan forensik digital pada perangkat yang digunakan;

4. Laporan penyelidikan internal oleh Instansi Pemerintah Kabupaten Buol;

5. Hasil pemeriksaan terhadap petugas pelaksanaan seleksi baik dari BKN maupun Instansi Pemerintah Kabupaten Buol;

6. Rekaman Kamera Pengawas (CCTV).

Mitigasi BKN bersama Panselnas terhadap upaya tindak kecurangan seleksi

Dalam pelaksanaan seleksi CASN, BKN dan Panselnas telah melakukan langkah-langkah antisipasi dan mitigasi bersama dengan BPPT untuk melakukan audit teknologi pada Sistem Seleksi Calon ASN Tahun 2021 (SSCASN dan CAT BKN) sejak tanggal 28 Mei 2021 dengan dasar Surat Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Nomor 4760/BSI.02.01/SD/E/2021, dengan ruang lingkup:

1. Tata kelola dan infrastruktur pendukung SSCASN;

2. Fungsionalitas sistem aplikasi pendaftaran SSCASN dan CAT BKN.

Selanjutnya, BKN juga berkolaborasi dengan BSSN untuk melakukan fungsi pengamanan sistem seleksi dengan menggunakan konsep maximum security berdasarkan Surat Menteri PANRB Nomor B/973/M.MSM.01.00/2021, dengan ruang lingkup:

1. Pengamanan Aplikasi dan Teknologi Informasi melalui :

a) Pelaksanaan IT Security Assessment (ITSA) oleh BSSN sebagai bagian dari Pengamanan Aplikasi dan Teknologi Informasi telah dilaksanakan pada sistem SSCASN dan CAT BKN;

b) Pelaksanaan hardening oleh BSSN juga dilaksanakan pada sistem UNBK milik Kemendikburistek.

2. Pengamanan Soal melalui:

a) Pengamanan Soal dilakukan menggunakan aplikasi karya mandiri BSSN;

b) Pelaksanaan pengamanan soal telah dilaksanakan melalui Enkripsi Soal SKD dan SKB.

c) Pelaksanaan Enkripsi Data Formasi KemenPAN RB.

3. Monitoring pengamanan informasi dilakukan pada saat persiapan, pelaksanaan, dan pascapelaksanaan selama 24 jam dalam satu hari dan 7 hari dalam satu minggu. Monitoring dilakukan pada server dan jaringan komunikasi data, termasuk monitoring traffic ISP.

4. Forensik Digital, berdasarkan Surat Kepala BSSN Nomor 1719/BSSN/D2/PP.01.07/05/2021: a) Forensik digital dilakukan berdasarkan permohonan BKN dan Panselnas Pengadaan CASN 2021.

b) Dilaksanakan kepada perangkat PC yang digunakan dalam pelaksanaan SKD CASN 2021.

Tindak lanjut BKN dan Panselnas mencegah upaya indikasi kecurangan

Dalam rangka mengantisipasi upaya indikasi kecurangan serupa dalam seleksi, BKN melalui Tim Tanggap Insiden Siber BKN (BKN-CSIRT), dan Kementerian/Lembaga anggota Panselnas CASN 2021 secara berkesinambungan melaksanakan pengawasan ketat terhadap seluruh Tilok ujian, khususnya Tilok Mandiri Instansi.

BKN bersama Panselnas akan menjatuhkan sanksi berupa diskualifikasi kepada peserta yang terbukti curang dan bagi oknum yang terlibat akan diproses sesuai hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun proses penyelesaian upaya indikasi kecurangan ini tidak akan menghambat tahapan seleksi berikutnya. BKN bersama Panselnas tetap fokus pada persiapan jelang Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sesuai Surat Kepala BKN 13515/B-KS.04.01/SD/K/2021 tanggal 19 Oktober 2021 tentang Jadwal Lanjutan Seleksi Penerimaan CPNS dan PPPK non Guru Tahun 2021.

Kepala Biro Humas Hukum dan Kerja Sama

ttd karo humas

sumber :

https://www.bkn.go.id/wp-content/uploads/2021/10/SIARAN-PERS-Nomor_-036_RILIS_BKN_X_2021-Jakarta-25-Oktober-2021-tentang-Upaya-BKN-Terhadap-Indikasi-Kecurangan-Seleksi-CASN-2021.pdf?fbclid=IwAR2q4lVARy21XICmCMFqhk8TzRA_W1-Xwdc_8JIn5HWRr1QWlEw10foHmaI

Read more

Wabup Sabu Raijua : PNS Harus Siap Kehilangan Sebagian Kebebasannya

WhatsApp Image 2021-10-13 at 4.59.05 PM

Wakil Bupati Sabu Raijua, Yohanis Ully Kale didampingi Sekretaris Daerah, Asisten II dan Kepala BKDPP Kabupaten Saburaijua memberikan pengarahan sekaligus membuka kegiatan SKD CPNS 2021 Kabupaten Saburaijua. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bidang INKA Kanreg X BKN Ketut Buana.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengingatkan peserta seleksi bahwa saat memilih jalur pengabdian lewat PNS maka sebagian kebebasannya akan diikat dengan peraturan-peraturan yang mengatur tentang ASN. Untuk itu saat terpilih menjadi salah satu PNS nantinya, maka mereka harus menunjukkan kinerja dan menjauhkan diri dari perbuatan yang mengarah pada pelanggaran.

WhatsApp Image 2021-10-13 at 4.56.18 PM

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi Kepegawaian Kanreg X BKN menjelaskan bahwa setidaknya ada tiga fungsi ASN yaitu pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan perekat serta pemersatu bangsa. Untuk itu peserta yang lolos nantinya harus mau dan mampu menjalankan ketiga fungsi tersebut.
Selama dua hari pelaksanaan yang dibagi dalam 8 sesi, tercatat 660 dari 675 peserta yang memenuhi syarat administrasi telah menyelesaikan ujian SKD. Skor tertinggi sebanyak 455, sementara skor terendah 70. Hasil pelaksanaan SKD langsung diserahkan Kabid INKA Kanreg X BKN kepada Wakil Bupati Saburaijua.

Read more

DEPUTI SINKA BKN Pastikan Keamanan Aplikasi CAT di Maumere, NTT

WhatsApp Image 2021-10-12 at 8.18.54 PM

Deputi Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen beserta Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi BKN M.Ridwan, didampingi Kepala Kantor Regional X BKN Paulus Dwi Laksono H. dan Kepala Bidang Mutasi dan Status Kepegawaian Kanreg X BKN Aryanto, mengunjungi titik lokasi pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Sikka di SMK Negeri 1 Maumere pada Selasa siang (12/10). Kedatangan Deputi SINKA BKN beserta rombongan diterima oleh Sekretaris daerah Kabupaten Sikka Adrianus Firminus Parera, Asisten Administrasi Umum Robertus Ray, dan Kepala BKPSDM Kabupaten Sikka Lukas Lawe, beserta jajaran terkait.

WhatsApp Image 2021-10-12 at 6.47.02 PM

Dalam kunjungannya, Suharmen beserta rombongan juga menyempatkan untuk memeriksa keamanan perangkat komputer yang digunakan dalam seleksi serta memastikan bahwa peserta tidak dapat mengakses laman serta program lain, selain akses yang digunakan untuk SKD. “Aman.” begitu komentarnya setelah memeriksa beberapa perangkat komputer yang digunakan untuk pelaksanaan seleksi.

WhatsApp Image 2021-10-12 at 6.45.28 PM (1)
Kepada peserta SKD, Suharmen menyampaikan bahwa sistem seleksi CPNS saat ini telah dilengkapi berbagai fitur untuk meningkatkan keamanan dan meminimalisir tindak kecurangan, salah satunya FR atau Face Recognition. Face recognition merupakan teknologi validasi berdasarkan pengenalan wajah yang digunakan pada saat peserta melakukan registrasi. Di akhir pengarahannya, Suharmen memberikan tips untuk peserta SKD agar menggunakan waktu ujian dengan sebaik-baiknya dan tidak terpaku pada soal yang sulit. Peserta diharapkan untuk menjawab seluruh soal sehingga mencapai nilai yang optimal.

Read more