Dharma Shanti Nyepi 2025 : Momentum ASN Menyelarasakan Dharma Negara dan Dharma Agama

Denpasar, 17 April 2025 – Sebuah langkah monumental tercipta dari Bali untuk Indonesia. Dharma Shanti Nyepi 2025 yang digagas oleh Suka Duka Umat Hindu (SDUH) Praja Hita di bawah naungan KORPRI Komisariat Kantor Regional X BKN Denpasar, sukses menghadirkan ruang spiritual yang menggugah dan mempersatukan lebih dari 4.500 Aparatur Sipil Negara (ASN) Hindu dari seluruh penjuru tanah air. Diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dan live YouTube, kegiatan ini menjadi Dharma Shanti Nyepi pertama berskala nasional bagi ASN Hindu se-Indonesia.
Dengan mengusung tema “ASN Produktif dan Melayani melalui Implementasi Karma Marga Yoga Menuju Praja Hita”, kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi menjadi manifestasi nyata integrasi nilai-nilai spiritual dalam semangat transformasi birokrasi. Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Dr. Yudhantoro Bayu Wiratmoko, MMSI, menyampaikan apresiasi mendalam atas penyelenggaraan acara ini. “Untuk pertama kalinya, Dharma Shanti Nyepi diikuti ASN dari seluruh penjuru nusantara. Ini adalah momentum bersejarah yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi spiritual, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat jati diri ASN sebagai pelayan publik yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.
Konsep Karma Marga Yoga, ajaran dalam Catur Marga Hindu yang menekankan pengabdian tulus tanpa pamrih, menjadi inti pesan spiritual dalam acara ini. Filosofi ini dipandang sangat relevan dalam membentuk karakter ASN yang melayani dengan sepenuh hati, bekerja penuh integritas, dan mengabdi sebagai bagian dari laku spiritual.

Menurut Ketua Penyelenggara, Dr. I Ketut Buana, SE., M.Si., Ak., Dharma Shanti kali ini adalah rintisan awal dari SDUH Praja Hita untuk menyelaraskan Dharma Agama dan Dharma Negara. “Tema ini adalah refleksi dari niat luhur kami untuk membangun ASN Hindu yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara spiritual. ASN yang bahagia, produktif, dan melayani,” jelasnya.
Buana menambahkan, kegiatan ini pada awalnya ditujukan untuk internal SDUH Kanreg X BKN. Namun, antusiasme yang tinggi dari para ASN Hindu, termasuk dukungan dari para Kepala BKD/BKPSDM/BKPP se-Bali, mendorong peningkatan level kegiatan menjadi nasional. “Kami ingin menjawab harapan Presiden dan Kepala BKN untuk membangun ASN yang melayani dan produktif, melalui pendekatan spiritual yang membumi,” tambahnya.
Acara yang berlangsung secara daring ini tidak mengurangi kekhidmatan. Seluruh rangakian acara diikuti dengan antusias oleh peserta. Rangkaian kegiatan diisi oleh pembacaan sloka, sambutan, Dharma Wacana oleh Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda dengan judul “Karma Yoga Marga Sang Sewaka Dharma Menuju Praja Hita”, Dharma Tula, hingga doa dan penutupan yang penuh makna oleh ketua SDUH Praja Hita.

Dalam penutupnya, Ketua SDUH Praja Hita, I Nyoman Suartawan, S.Kom, menyampaikan harapan agar Dharma Shanti ini menjadi agenda tahunan yang konsisten. “Kita tidak sedang membangun acara, tetapi membangun budaya. Sebuah budaya ASN Hindu yang memaknai pengabdian sebagai persembahan suci dan menjadikan pelayanan sebagai jalan spiritual,” ungkapnya.
Dharma Shanti Nyepi 2025 membuktikan bahwa transformasi birokrasi tak hanya dimulai dari regulasi dan teknologi, tetapi juga dari nilai dan spiritualitas. ASN hadir tidak hanya sebagai pelaksana tugas negara, tetapi juga sebagai pengemban dharma yang menghadirkan pelayanan yang suci, tulus, dan membahagiakan. (boent).





