Podcast Perdana “Cerdas Mania” BPSDM NTB Angkat Isu Strategis Dukungan ASN Kompeten Bagi Optimalisasi Potensi Daerah

Mataram, 12 Mei 2025 – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar podcast perdana bertajuk Cerdas Mania dengan menghadirkan empat narasumber penting dalam bidang kebijakan kepegawaian dan pengembangan aparatur sipil negara (ASN). Podcast yang berlangsung di Studio BPSDM NTB ini menjadi ruang diskusi produktif dalam menyoroti peran ASN sebagai motor penggerak pembangunan berbasis potensi daerah.
Empat narasumber yang hadir dalam episode perdana ini adalah Anggota Komisi II DPR RI H. Fauzan Khalid, S.Ag., M.Si., Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Kepala BKD Provinsi NTB, dan Kepala BPSDM Provinsi NTB.
Dalam paparannya, H. Fauzan Khalid menekankan pentingnya menjadikan ASN sebagai duta daerah yang mampu mempromosikan visi, misi, dan potensi daerah menuju NTB yang makmur dan mendunia. Ia mendorong perencanaan kebutuhan ASN berbasis potensi lokal, serta menegaskan perlunya menjadikan ASN sebagai pribadi pembelajar sepanjang hayat. Terkait revisi Undang-Undang ASN, ia menyampaikan bahwa selain perlindungan dan meritokrasi, penyelarasan dengan perencanaan potensi daerah yang diwacanakan Kantor Regional X BKN perlu dimasukkan sebagai bahan pertimbangan. Ia pun menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk tidak hanya mengkritik pemerintah, tetapi juga mendengarkan langsung kebutuhan dari daerah untuk kemudian ditindaklanjuti dan dikawal dalam proses legislasi.
Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar menyambut baik komitmen anghota DPR RI tersebut Dapil NTB tersebut, sembari menegaskan bahwa perencanaan kebutuhan ASN yang mempertimbangkan potensi daerah sangat penting dan dapat dikuatkan melalui dukungan sistem Human Capital Management (HCM) nasional yang kini terus diperkuat oleh BKN.
Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi NTB menekankan pentingnya kesadaran ASN terhadap potensi unggulan daerah sebagai bekal dalam memberikan pelayanan publik yang kontekstual dan inovatif. Ia juga mengapresiasi kemudahan pembelajaran melalui inovasi platform digital KMS MASN yang digagas Kantor Regional X BKN sehingga pengembangan kompetensi menjadi semakin inklusif, serta mendorong adanya regulasi yang mempermudah alih jabatan fungsional (JF). “Setiap daerah punya kekhasan dan tantangannya masing-masing. Perlu kebijakan spesifik dan akomodatif,” ujarnya.
Kepala BKD Provinsi NTB memaparkan bahwa saat ini NTB memiliki 12.108 PNS dan 6.765 PPPK. Ia menekankan bahwa pengelolaan ASN harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari perencanaan hingga pemberhentian. Ia juga berharap ada kebijakan yang mendorong kemudahan alih jabatan ke jabatan fungsional, bukan hanya struktural, serta mengusulkan agar kementerian teknis memberi kemudahan dalam pengangkatan JF sebagai bagian dari percepatan gerak mesin birokrasi. “Kami ingin mengembangkan sistem meritokrasi yang menjunjung tinggi kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, dengan prinsip adil dan wajar,” jelasnya.
Podcast Cerdas Mania ini menjadi ruang baru yang strategis untuk menyuarakan gagasan dan aspirasi daerah, khususnya dalam hal reformasi birokrasi, penguatan manajemen ASN, dan pengembangan potensi daerah. BPSDM Provinsi NTB menargetkan podcast ini akan menjadi program rutin yang menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif dari berbagai sektor untuk mewujudkan NTB Makmur dan Mendunia (boent).