Ekspose Telaah Staf INKA:Dari Data Menjadi Informasi Yang Bermanfaat untuk Pengambilan Keputusan dan Penyusunan Kebijakan

(Denpasar, 25/06/2025) Bidang Informasi Kepegawaian (INKA) Kantor Regional X BKN Denpasar kembali membuktikan komitmennya dalam mendorong budaya berpikir strategis berbasis data melalui kegiatan Ekspose Telaah Staf yang digelar pada Rabu (25/6). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Dr. Yudhantoro Bayu Wiratmoko, S.Kom., MMSi, yang menegaskan pentingnya dukungan data dan informasu sebagai fondasi pengambilan keputusan dan kebijakan.

“Karena kami yakin data yang diolah dapat menjadi informasi yang dapat digunakan untuk bahan pengambilan keputusan dan kebijakan,” ungkap Kepala Bidnag Informasi Kepegawaian, Dr. I Ketut Buana, SE., M.Si.Ak. CA. Buana juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semangat NgoPiNgolah Pikir—sebuah forum internal sebagai ruang bagi ASN untuk menyampaikan gagasan solutif dari hasil pengamatan dan pengolahan data lapangan.

Sebanyak lima pemateri tampil memaparkan hasil telaah staf yang memotret berbagai isu strategis di bidang kepegawaian. Telaah-telaah ini tidak hanya memberikan perspektif baru, tetapi juga menjadi trigger untuk kebijakan yang lebih responsif dan berdampak. Berikut adalah kelima pemateri dan judul telaah yang disampaikan:

  • I Made Agus Sugiadnyana Putra

Urgensi Peningkatan Kesadaran Pemutakhiran Data Pribadi ASN (Data Awareness) untuk Meningkatkan Kualitas Data ASN. Pemaparan ini menekankan pentingnya budaya sadar data di kalangan ASN sebagai langkah awal untuk menciptakan sistem informasi kepegawaian yang akurat dan andal.

  • Dwi Kuntoro

Urgensi Standardisasi Pengelolaan Arsip Kepegawaian Digital untuk Mendukung Kelancaran Pelayanan Teknis Kepegawaian. Telaah ini menyoroti perlunya standar baku dalam pengelolaan arsip digital agar pelayanan kepegawaian lebih efisien dan terdokumentasi dengan baik.

  • Ni Putu Diah Ratih Nareswari Putri

Statistik ASN Disabilitas untuk Birokrasi Berkualitas: Menavigasi Data Disabilitas, Menemukan Potensi Layanan Kepegawaian yang Belum Tergali. Telaah ini membuka wawasan baru tentang pentingnya pemetaan data ASN disabilitas sebagai langkah inklusif untuk mewujudkan birokrasi yang berkeadilan.

  • Yudha Lumbawan

Urgensi Kolaborasi Kanreg dengan Instansi dalam Pengelolaan Arsip Digital untuk Kelancaran Pelayanan Kepegawaian dan Keamanan Arsip. Telaah ini menekankan pentingnya sinergi lintas institusi dalam menjaga keberlanjutan dan keamanan dokumen kepegawaian yang terdigitalisasi.

  • Ida Ayu Widyantari Arnawa

Urgensi Optimalisasi Pemanfaatan Aplikasi Berbagi Pakai BKN dalam Manajemen Kinerja ASN dan Peremajaan Data ASN. Pemaparan ini menegaskan bahwa aplikasi berbagi pakai BKN bukan sekadar sistem pelaporan, tetapi instrumen strategis untuk mendorong kinerja dan pembaruan data ASN secara berkelanjutan.

Kegiatan ekspose ini disambut antusias oleh peserta dan jajaran pimpinan sebagai langkah konkret membangun budaya kerja berbasis pemikiran kritis dan solusi terukur. Kepala Kantor menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat intelektual para pegawai. “Semoga menjadi pemantik untuk karya-karya berikutnya yang lebih inovatif dan berdampak nyata,” tutup Dr. Yudhantoro seraya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan oleh Bidang-bidang lain.

Dengan digelarnya ekspose ini, Bidang INKA menunjukkan bahwa pengelolaan data dan pemikiran strategis dapat menjadi motor penggerak perubahan dalam sistem kepegawaian nasional (Boent).