Sukseskan Manajemen Talenta ASN: Kanreg X BKN Denpasar Ajak Pegawai Optimalkan Pemutakhiran Data Melalui MyASN dan Aplikasi SIMATA
DENPASAR – Kanreg X BKN Denpasar kembali menggelar kegiatan X-POV #47 secara virtual melalui Zoom Meeting pada Selasa (29/09) dengan mengusung tema krusial “Lengkapi Data Liat di SIMATA Jadi Suksesor Nantinya”. Acara yang dimotori Pokja Penyajian dan Diseminasi Informasi Kepegawaian Tim Kerja Sistem Informasi dan Digitalisasi ini bertujuan mendorong kesadaran dan pemahaman Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melakukan pemutakhiran data kepegawaian secara mandiri.
Dalam laporan kegiatannya, Ketua Tim Kerja Sistem Informasi dan Digitalisasi, Ida Ayu Widyantari Arnawa menegaskan bahwa sesuai dengan UU Nomor 23 tentang Aparatur Sipil Negara, pengelolaan ASN wajib didasarkan pada penerapan sistem merit yang fungsional, objektif, transparan, dan akuntabel. Sebagai bentuk konkret implementasi tersebut, Badan Kepegawaian Negara mengembangkan Sistem Manajemen Talenta (SIMATA) sebagai platform digital penunjang karir berkelanjutan. Sumber utama data pada SIMATA ini adalah aplikasi MyASN yang diisi secara mandiri oleh pegawai.
Hadir sebagai narasumber pertama, I Ketut Deni Satria Raharja selaku Pranata Komputer Ahli Muda, yang memaparkan esensi Manajemen Talenta ASN. Dijelaskan bahwa sistem manajemen karir BKN dirancang menyeluruh menggunakan metode Nine-Box Grid dengan dua instrumen utama, yaitu Kinerja (Sumbu Y) dan Potensi (Sumbu X). Alur manajemen talenta ini bergerak secara sistematis mulai dari peremajaan data, pembentukan profil digital ASN, pemetaan talenta dalam matriks 9-box, hingga identifikasi suksesor untuk promosi berbasis meritokrasi.
Selanjutnya, pemaparan teknis mengenai bobot penilaian diuraikan secara detail oleh I Wayan Brati selaku Pranata Komputer Mahir yang menjabarkan pembagian bobot pada masing-masing indikator penentu posisi box pegawai sebagai berikut.
- Sumbu Kinerja (Y): Terdiri dari Komponen Kinerja Utama berbobot 60% yang diambil dari hasil evaluasi kinerja tahunan (E-Kinerja BKN/Mandiri). Disusul oleh Komponen Kinerja Penguat berbobot 40% yang meliputi indikator penghargaan (5 tahun terakhir), penugasan tim kerja (2 tahun terakhir), serta umpan balik kinerja 360 derajat.
- Sumbu Potensial (X): Terdiri dari Komponen Kompetensi (bobot 40% meliputi penilaian kompetensi manajerial, sosial kultural, teknis, pengembangan kompetensi 3 tahun terakhir, dan pengalaman jabatan), Komponen Potensi (25%), Komponen Kualifikasi (20% meliputi tingkat pendidikan formal dan kesesuaian bidang ilmu), serta Komponen Integritas dan Moralitas (15% dari rekam jejak disiplin).
Kegiatan yang diikuti secara antusias oleh berbagai instansi daerah ini juga membuka sesi diskusi interaktif. Beberapa poin penting dalam diskusi menggarisbawahi bahwa data SIMATA bersifat transparan.
Melalui pelaksanaan X-POV #47 ini, diharapkan seluruh ASN di wilayah kerja Kanreg X BKN Denpasar semakin sadar akan pentingnya ketertiban administrasi digital. Kelengkapan dan ketepatan data di MyASN bukan sekadar kewajiban rutinitas, melainkan kunci strategis yang akan menentukan arah karir masa depan dan mendukung kesiapan sebagai suksesor ASN yang andal. (adinda)








