Kanreg X BKN Gelar X-POV Bahas Ekosistem Kerja ASN yang Inklusif

Denpasar. Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara (Kanreg X BKN) kembali menyelenggarakan X-POV (Kanreg X Point of View), forum dialog rutin yang menjadi ruang dengar dan berbagi perspektif bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada edisi ke-11 ini, X-POV mengangkat tema “Membangun Ekosistem Kerja ASN yang Inklusif: Dari Pemahaman ke Praktik”, dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (23/12).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pemahaman dan komitmen ASN dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif, khususnya bagi ASN penyandang disabilitas. Diskusi menyoroti pentingnya perubahan cara pandang, budaya kerja, serta kesiapan instansi dalam menjamin pemenuhan hak seluruh ASN secara setara.

X-POV edisi ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Konekin (Koneksi Indonesia Inklusif) sebagai social enterprise penyedia disability equality training, Forum ASN Inklusif yang beranggotakan ASN penyandang disabilitas dan ASN non-disabilitas, serta KOMPLEMEN (Komunitas Peduli Inklusi Kementerian Keuangan). Ketiga narasumber berbagi pengalaman, praktik baik, serta tantangan dalam membangun ekosistem kerja yang ramah disabilitas di sektor publik maupun privat.

Mewakili Kepala Kanreg X BKN yang berhalangan hadir, Ketua Tim Kerja SIDIGI Kanreg X BKN dalam sambutannya menyampaikan bahwa inklusi disabilitas merupakan bagian penting dari transformasi birokrasi dan penguatan sistem merit. Disampaikan pula bahwa Kanreg X BKN saat ini menginisiasi penyusunan database ASN penyandang disabilitas yang dilengkapi dengan analisis lanjutan berupa statistik tematik berdasarkan histori karier, serta analisis forecasting untuk memetakan kebutuhan aksesibilitas pengembangan kompetensi. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung penguatan manajemen talenta nasional yang lebih inklusif dan berbasis data.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan partisipasi aktif dari peserta ASN berbagai instansi. Beragam pandangan dan pengalaman yang disampaikan menunjukkan bahwa ekosistem kerja inklusif tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga membutuhkan kolaborasi, empati, dan keterlibatan seluruh unsur organisasi.

Melalui X-POV, Kanreg X BKN berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang dialog yang konstruktif, reflektif, dan relevan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepegawaian serta membangun birokrasi yang adil, setara, dan berkelanjutan. (Diah)