Melalui X-POV Episode 18, Kanreg X BKN Dorong Penyusunan SKP 2026 yang Berkualitas
Denpasar. Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara (Kanreg X BKN) kembali menyelenggarakan kegiatan X-POV Episode ke-18 dengan mengangkat tema “Perencanaan Kinerja Pegawai ASN”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Selasa (12/02) serta disiarkan langsung melalui YouTube dan Facebook, dan diikuti oleh ASN pengelola kepegawaian di wilayah kerja Kanreg X BKN.
Kegiatan dibuka Ketua Tim Kerja Pembinaan Manajemen ASN (MASN) Kanreg X BKN, Purnami Astari, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemahaman yang komprehensif terhadap pengelolaan kinerja, khususnya di awal tahun ketika seluruh ASN wajib menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Tahun 2026.
Sebagai narasumber, hadir Ayu Prabha Puspita, Analis SDM Aparatur Ahli Muda di Kantor Regional X BKN Denpasar, yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan kinerja ASN di lingkungan Kanreg X BKN. Dalam paparannya selama kurang lebih 50 menit, Ayu menjelaskan bahwa pengelolaan kinerja pegawai tidak hanya dimaknai sebagai proses penilaian kinerja (performance appraisal), tetapi juga sebagai instrumen pengembangan kinerja (performance development).
Lebih lanjut disampaikan bahwa pengelolaan kinerja tidak berhenti pada tahap perencanaan di awal tahun dan evaluasi di akhir tahun semata. Fokus utama terletak pada bagaimana pegawai mampu memenuhi ekspektasi pimpinan melalui dialog kinerja yang intensif dan berkelanjutan.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif selama hampir dua jam, peserta aktif menyampaikan berbagai pertanyaan dan kendala, khususnya terkait penyusunan SKP dan mekanisme MPPH. Partisipasi tidak hanya datang dari peserta Zoom, tetapi juga dari ASN yang mengikuti melalui kanal YouTube dengan memanfaatkan tautan pertanyaan yang telah disediakan panitia.
Dari keseluruhan diskusi, terdapat beberapa poin penting yang dapat dirangkum, antara lain:
- Pengelolaan kinerja pegawai merupakan instrumen pengembangan kinerja, bukan sekadar proses penilaian.
- Perencanaan dan evaluasi kinerja harus berorientasi pada pemenuhan ekspektasi pimpinan melalui dialog yang berkelanjutan.
- Intensitas komunikasi antara pimpinan dan pegawai menjadi kunci dalam memastikan capaian kinerja yang optimal.
- Kinerja individu harus selaras dan mendukung keberhasilan kinerja organisasi.
- Kinerja pegawai mencerminkan hasil kerja nyata serta perilaku kerja yang ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas dan interaksi profesional
Melalui penyelenggaraan X-POV Episode 18 ini, Kanreg X BKN berharap para ASN semakin memahami esensi pengelolaan kinerja sebagai proses berkelanjutan yang strategis, sehingga penyusunan SKP Tahun 2026 dapat dilakukan secara lebih terarah, terukur, dan berdampak pada peningkatan kinerja organisasi. (Diah)









