SIGAP DIGITAL I Kanreg X BKN: ASN Digital Cerdas Kelola Arsip melalui Lemari Digital

Denpasar – Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Tim Kerja Sistem Informasi dan Digitalisasi (SIDIGI) menyelenggarakan webinar SIGAP DIGITAL I Tahun 2026 dengan tema “ASN Digital: Cerdas Kelola Arsip dengan Lemari Digital” secara daring pada Jumat (6/3).

Kegiatan ini diikuti oleh pengelola kepegawaian dari instansi pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di wilayah kerja Kanreg X BKN yang meliputi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Webinar ini bertujuan meningkatkan pemahaman instansi pemerintah mengenai pengelolaan arsip ASN digital melalui Document Management System (DMS) dan integrasinya dengan platform MyASN.

Kepala Kantor Regional X BKN Satya Pratama dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi digital dalam manajemen ASN menuntut tata kelola arsip kepegawaian yang lebih modern, terintegrasi, dan akuntabel.

Menurutnya, arsip ASN memiliki peran penting sebagai bukti perjalanan karier ASN sekaligus sumber data utama dalam berbagai layanan kepegawaian. Oleh karena itu, pengelolaan arsip harus menjamin keamanan, keutuhan, serta kemudahan akses informasi bagi instansi pemerintah.

Materi utama pada kegiatan ini disampaikan oleh Edith Valerius Tumanggor, Pranata Komputer Ahli Pertama dari Direktorat Arsip Kepegawaian ASN BKN. Dalam paparannya, dijelaskan bahwa Document Management System (DMS) merupakan bagian dari ekosistem ASN Digital yang dikembangkan BKN untuk mendukung pengelolaan arsip ASN secara digital dan terstandar.

Melalui DMS, arsip ASN dapat disimpan secara elektronik sehingga memudahkan instansi dalam mengelola dokumen kepegawaian secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, sistem ini juga mendukung perlindungan arsip ASN dari risiko kehilangan atau kerusakan serta mempercepat proses layanan manajemen ASN berbasis digital.

Integrasi antara DMS dan aplikasi MyASN juga memungkinkan ASN melakukan pemutakhiran arsip secara mandiri, sementara instansi dapat melakukan verifikasi dan pengelolaan arsip secara sistematis melalui sistem yang terintegrasi.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta dari berbagai instansi daerah yang membahas berbagai kendala serta praktik pengelolaan arsip ASN digital di lapangan.

Melalui kegiatan SIGAP DIGITAL ini, Kanreg X BKN berharap seluruh instansi pemerintah di wilayah kerjanya dapat semakin optimal dalam mengimplementasikan digitalisasi arsip ASN serta mendukung terwujudnya tata kelola manajemen ASN yang modern, transparan, dan berbasis sistem informasi terintegrasi.(Diah)